Senin, 08 Jun 2026 02:41 WIB

Liga 2 Indonesia

Ditahan Imbang Gresik United, Pelatih Persela Lamongan Malu dan Kecewa

Pelatih Persela Lamongan, Fahri Khusaini saat perscon sesuai pertandingan kontra Gresik United. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pelatih Persela Lamongan, Fahri Khusaini saat perscon sesuai pertandingan kontra Gresik United. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Derby Pantura yang mempertemukan tuan rumah Persela Lamongan dengan Gresik United (GU) pada lanjutan zona tengah liga 2, berkesudahan imbang dengan skor akhir 2-2.

Tiga gol dicetak pada babak pertama, 2 gol oleh Gresik United yang masing-masing dikemas Imam Witoyo menit ke-14 dan M. Rafli Mursalim menit ke-34. Sementara 1 gol Persela Lamongan dicetak melalui titik putih oleh Zulham Zamrun pada menit ke-42.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Persela berhasil mengejar ketertinggalan melalui aksi Ibrahim Musa Konsepa pada menit ke-58. Skor 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan.

Pelatih Persela Lamongan, Fahri Khusaini mengaku kurang puas dengan 1 poin yang didapat anak asuhnya. Dia menyayangkan 2 gol yang bersarang di gawang Persela Lamongan dengan cara yang relatif mudah di bobol lawan.

"1 buah gol karena blunder kiper itu sangat memalukan. Saya sebagai pelatih adalah orang yang paling kecewa dengan hasil kali ini. Kembali lagi kita kemasukan dari kesalahan yang kami perbuat sendiri," ungkap Pelatih Persela usai laga kontra GU di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (17/9/2022).

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

Fahri menyebut sejak menangani Persela dirinya selalu dihadapkan tantangan dan hal-hal di luar dugaannya sebagai pelatih yang sarat pengalaman. Ia mencontohkan blunder yang dilakukan Zulazhar hingga berbuah gol GU.

"Sejak kekalahan pertama. Kami selalu memperbaiki namun selalu terulang lagi. Saya malu selalu kehilangan poin di kandang sendiri," ulasnya.

Sementara itu, Pelatih Kartaker Gresik United, Khusairi mengaku sebenarnya anak asuhnya bermain apik dan bisa meraih kemenangan. Namun, katanya, ada beberapa keputusan wasit yang merugikan GU.

Baca Juga: Bima Sakti: Kemenangan atas Persiba Jadi Titik Balik Mental Persela Lamongan

"Malam hari ini saya anggap GU menang. Menarget tiga poin, tetap kita syukuri. Tapi sejujurnya GU pantas menang banyak hal yang terjadi menguntungkan untuk GU tapi tidak didukung oleh wasit," ungkap Khusairi.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.