Kamis, 23 Jul 2026 15:06 WIB

Liga 2 Indonesia

Ditahan Imbang Gresik United, Pelatih Persela Lamongan Malu dan Kecewa

Pelatih Persela Lamongan, Fahri Khusaini saat perscon sesuai pertandingan kontra Gresik United. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pelatih Persela Lamongan, Fahri Khusaini saat perscon sesuai pertandingan kontra Gresik United. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Derby Pantura yang mempertemukan tuan rumah Persela Lamongan dengan Gresik United (GU) pada lanjutan zona tengah liga 2, berkesudahan imbang dengan skor akhir 2-2.

Tiga gol dicetak pada babak pertama, 2 gol oleh Gresik United yang masing-masing dikemas Imam Witoyo menit ke-14 dan M. Rafli Mursalim menit ke-34. Sementara 1 gol Persela Lamongan dicetak melalui titik putih oleh Zulham Zamrun pada menit ke-42.

Baca Juga: Bader FC Sabet Gelar Juara Super Copa Pondok Modern Darussalam Gontor

Persela berhasil mengejar ketertinggalan melalui aksi Ibrahim Musa Konsepa pada menit ke-58. Skor 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan.

Pelatih Persela Lamongan, Fahri Khusaini mengaku kurang puas dengan 1 poin yang didapat anak asuhnya. Dia menyayangkan 2 gol yang bersarang di gawang Persela Lamongan dengan cara yang relatif mudah di bobol lawan.

"1 buah gol karena blunder kiper itu sangat memalukan. Saya sebagai pelatih adalah orang yang paling kecewa dengan hasil kali ini. Kembali lagi kita kemasukan dari kesalahan yang kami perbuat sendiri," ungkap Pelatih Persela usai laga kontra GU di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (17/9/2022).

Baca Juga: Persebaya Gandeng Mayapada, Bangun Sports Medicine Terintegrasi

Fahri menyebut sejak menangani Persela dirinya selalu dihadapkan tantangan dan hal-hal di luar dugaannya sebagai pelatih yang sarat pengalaman. Ia mencontohkan blunder yang dilakukan Zulazhar hingga berbuah gol GU.

"Sejak kekalahan pertama. Kami selalu memperbaiki namun selalu terulang lagi. Saya malu selalu kehilangan poin di kandang sendiri," ulasnya.

Sementara itu, Pelatih Kartaker Gresik United, Khusairi mengaku sebenarnya anak asuhnya bermain apik dan bisa meraih kemenangan. Namun, katanya, ada beberapa keputusan wasit yang merugikan GU.

Baca Juga: Serunya Asmorobangun Cup, Tarkam yang Efektif Jaring Talenta Sepak Bola Muda Kediri

"Malam hari ini saya anggap GU menang. Menarget tiga poin, tetap kita syukuri. Tapi sejujurnya GU pantas menang banyak hal yang terjadi menguntungkan untuk GU tapi tidak didukung oleh wasit," ungkap Khusairi.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.