Rabu, 10 Jun 2026 15:31 WIB

Mas Dhito Minta Fasilitas Umum di Kediri Dilengkapi APAR

Pelatihan pemadaman kebakaran oleh PMK Kabupaten Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Pelatihan pemadaman kebakaran oleh PMK Kabupaten Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) meminta fasilitas umum di Kabupaten Kediri dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR). Peralatan itu dapat digunakan untuk melakukan penanganan awal ketika terjadi insiden kebakaran.

"Saya berharap di setiap fasilitas umum, minimal disediakan APAR," ujar Mas Dhito, Rabu (7/9/2022).

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

Menurut Mas Dhito, melihat risiko kebakaran yang bisa ditimbulkan dari banyak faktor, ketersediaan APAR dinilai penting. Untuk mencegah dampak kebakaran yang meluas.

Di samping penyediaan kelengkapan APAR, pengetahuan masyarakat untuk mencegah kebakaran juga harus ditingkatkan. Untuk itu, Mas Dhito meminta peran aktif petugas pemadam kebakaran untuk meningkatkan sosialisasi.

"Saya minta kepada Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri untuk memberikan sosialisasi bagaimana untuk mencegah atau meminimalisir terjadinya kebakaran," pintanya.

Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Stefanus Joko Sutrisno secara terpisah menyampaikan, pelaksanaan sosialisasi sejauh ini diakui telah dilakukan secara rutin dengan menyasar ke desa-desa.

Joko menyebut, fasilitas umum sudah semestinya dilengkapi APAR. Adapun untuk fasilitas seperti pasar harus dilengkapi dengan penambahan hidran untuk suplai air bagi pemadam saat terjadi kebakaran.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

Menindaklanjuti intruksi Mas Dhito, pihaknya akan melakukan mengecek ketersediaan APAR di fasilitas umum dengan berkoordinasi dengan instansi terkait yang membawahi.

"Kami akan menginventarisir terutama fasum yang besar seperti pasar itu. Kalau misal belum ada APAR atau hidran nanti kita sampaikan ke Dinas Perdagangan agar menyediakan sarana proteksi kebakaran itu," tuturnya.

Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri, lanjut Joko, dalam penanganan kebakaran Tahun 2022 ini telah memiliki tambahan dua armada mobil pemadam kebakaran kapasitas air 5000 liter. Dengan tambahan itu, saat ini ada empat unit mobil pemadam yang terus bersiaga jika terjadi kebakaran.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Kemudian, untuk mempersingkat jarak pos dengan lokasi bilamana terjadi kebakaran, selain pos di Kecamatan Pare, Tahun 2022 ini akan dibuka dua pos pemadam tambahan baik itu di Kecamatan Grogol maupun Ngadiluwih.

"Nanti kita rencanakan dua armada disiapkan di Pos Pare. Untuk Grogol dan Ngadiluwih masing-masing disiapkan satu armada," bebernya.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.