Rabu, 29 Jul 2026 00:52 WIB

Terlibat Pembentukan PCNU Jerman, Eny Kini Nyaleg di Bojonegoro

  • Penulis :
  • | Minggu, 22 Jul 2018 14:22 WIB
Eny Soedarwati (duduk nomor 3 dari kanan) bersama teman-teman PCNU Jerman dan tamu dari UIN & PBNU
Eny Soedarwati (duduk nomor 3 dari kanan) bersama teman-teman PCNU Jerman dan tamu dari UIN & PBNU

jatimnow.com - Eny Soedarwati (43), mungkin belum ada yang terlalu mengenalnya. Perempuan yang tinggal di Sobontoro Kecamatan Balen ini diam-diam maju sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) untuk DPRD Bojonegoro.

Di daerah pemilihan I, Eny yang maju melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapat nomor urut 9. Di PKB, Eny merupakan orang baru atau new comer. Namun bukan berarti ia tidak mengerti politik.

Lulusan SMAN 2 Bojonegoro ini menempuh pendidikan di Jerman. S1 dan S2 di Jerman. Selama 13 Tahun di negeri produsen mobil Marcedes itu, Eny mengaku ikut terlibat pendirian PCNU Jerman.

"PCNU Jerman yang exist saat ini awalnya merupakan paguyuban non formal para mahasiswa Indonesia di Jerman yg berlatarbelakang Nahdliyyin," kata Eny memulai ceritanya kepada jatimnow.com, Minggu (22/7/2018).

"Mereka bersilaturrahmi, Ngobrol dan makan bersama. Melepas rasa rindu terhadap suasana tanah air, tidak jarang pula kami mengadakan acara-acara yang lazimnya kita lakukan di Indonesia, masak bareng serta pengajian", tambahnya.

Baca Juga: Partai Golkar dan PKB Kota Probolinggo Terima Kucuran Dana Banpol Terbanyak

Eny Soedarwati S. IP, MA

PCNU Jerman ini, kata Eny, dibentuk untuk menjawab dua tantangan. Pertama, mengikuti pembentukan PCNU di negara-negaera lain, antaranya di Asia, Australia, Afrika dan Amerika.  Kedua, untuk menyebarkan semangat, visi, misi keislaman NU yang toleran, moderat dan berjuang untuk rahmatan lilalamin.

"Atas dasar dorongan tersebut beberapa mahasiswa doktoral medirikan PCNU Jerman pada tanggal 16-17 April 2011," ungkap Eny.

Ia menjelaskan yang terlibat, diantaranya; Suratno (Univ. Frankfurt), Syafiq Hasyim (Univ. Freie Berlin), Asfa Widiyanto (Univ. Bonn), Jaenal Effendi (Univ. Leipzig) serta yang lainnya. PCNU Jerman dengan kepengurusan baru dibentuk untuk periode 2015-2017 dengan mengusung visi: “Be excellent in the land of ideas“.

Eny Soedarwati yang menempuh pendidikan di Universitas Köln, Sosiologi politik, yang pada saat itu bersama Maria Fauzi (seorang alumny Al Azhar Kairo di bidang Ilmu Hadist) serta kawan-kawannya duduk dalam tim sumber daya manusia dan pengembangan intelektual. Awal berdirinya PCNU fokusan pada konsolidasi internal untuk mengumpulkan para warga nahdliyin sebagai kader terdepan dalam berdakwah dan menyebarkan tiga dimensi ukhuwah, baik keislaman, kebangsaan, maupun kemanusiaan.

Kata Eny, diskusi-diskusi strategis yang melibatkan beberapa elemen kebangsaan di Berlin tetap diadakan, di bulan biasa maupun bulan suci Ramadan.

 Di beberapa kota di Jerman, PCNU juga menjalin hubungan kerjasama, intra umat-muslim juga antar umat beragama serta organisasi lain.

"Ini menyebabkan NU Jerman secara aktif menjadi kekuatan garda depan, yang diiringi oleh penguatan tali ke-NU-an secara global, dalam menyuarakan soal-soal kemanusiaan dan keadilan, isu-isu Islam dan barat.

"Namun sayangnya, saya harus meninggalkan Jerman. Sampai saat ini hanya bisa mengikuti perkembangan PCNU (Jerman) via internet," ungkap Eny Soedarwati S. IP, MA ini.

Reporter: Rois Jajeli
Editor: Budi Sugiharto

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Pencari Ikan Asal Bojonegoro Ditemukan Tewas di Bengawan Solo

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.