Kamis, 23 Jul 2026 03:05 WIB

Hadapi Persaingan Industri, Untag Siapkan Kurikulum OBE dan Internasionalisasi

Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, mengukuhkan 3.489 mahasiswa baru (Maba) tahun ajaran 2022/2023.

Dalam proses pembelajaran yang akan diikuti oleh 3.489 itu Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho mengaku telah menyiapkan Kurikulum OBE (Outcomes Based Education) atau kurikulum program internasionalisasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dia berharap dengan penerapan kurikulum itu lulusan Untag Surabaya siap menghadapi persaingan industri.

Dicontohkan Prof Nug, bentuk Kurikulum OBE misalnya pada Prodi Ilmu Komunikasi, penilaian capaian pembelajaran mahasiswa tidak hanya didasarkan pada pembelajaran kelas melainkan juga di luar kelas.

"Tidak hanya melihat proses pembelajaran mahasiswa tapi outcomenya seperti apa. Karena kita targetkan pada 2023 kurikulum akreditasi international," ujar Prof Mulyanto Nugroho usai pengukuhan Maba di kampus setempat, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Lebih lanjut, target tersebut tak lepas dari Untag Surabaya yang menerapkan MBKM dari tahun lalu, di mana Mendikbud menekankan mahasiswa tidak hanya mengais ilmu di satu kampus atau satu Prodi saja tapi juga bisa lintas Prodi dan kampus.

"Sehingga kita dampingi mahasiswa hingga mereka terampil," sebut mantan Direktur Politeknik 17 Agustus 1945 ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam pendampingan ini, Nugroho mengungkapkan pihaknya mendapat dana hibah MBKM dari Kemdikbud yang mencapai Rp15 miliar.

"Dana ini akan digunakan untuk membentuk mahasiswa kompeten," tandas rektor yang telah menjabat dua periode di Untag Surabaya ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.