Jumat, 12 Jun 2026 00:51 WIB

Pengedar Sabu Jaringan Lapas Diringkus di Sidosermo Surabaya

Tersangka pengedar sabu jaringan Lapas diamankan polisi (Foto:  Humas Polrestabes Surabaya.)
Tersangka pengedar sabu jaringan Lapas diamankan polisi (Foto: Humas Polrestabes Surabaya.)

Surabaya - Satnarkoba Polrestabes Surabaya menggerebek rumah seorang pengedar sabu di Jalan Sidosermo, Wonocolo. Polisi mengamankan MRP (25), bersama barang bukti 17 bungkus sabu dengan berat total 6,26 gram.

Selain itu, polisi juga menyita 1 timbangan elektrik, plastik klip, 3 unit handphone dan 1 bungkus bekas rokok.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Benar, kami amankan pengedar Narkoba di kawasan Wonocolo. Saat ini yang bersangkutan sudah kami tahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, Rabu (24/8/2022).

Daniel menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang masuk bahwa ada peredaran Narkoba di kawasan sekitar Sidosermo. Atas informasi itulah, tim lantas melakukan serangkaian penyelidikan hingga dapat teridentifikasi pelakunya.

Ketika keberadaan pengedar barang haram tersebut diketahui, tim langsung melakukan pengintaian hingga beberapa hari di sekitar tempat tinggalnya.

"Nah, ketika dipastikan ada di rumahnya, langsung kami gerebek. Saat itu dia berkumpul dengan keluarga, dan langsung kami amankan hingga penggeledahan," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat menggeledah tubuh hingga dikamar pelaku, tim tidak menemukan apapun. Kemudian tim menggeledah lemari Di situlah didapati kotak rokok yang isinya 17 poket sabu siap edar.

"Di dalam kotak bekas rokok itu kami temukan Narkoba jenis sabu yang sudah dipecah menjadi poket-poket kecil siap edar. Ada timbangan elektrik dan peralatan lainnya," sebut alumni Akpol tahun 2004 ini.

Kepada penyidik, tersangka MRP mengaku sudah lima bulan ini menjadi pengedar Narkoba. Dalihnya, karena butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Selain itu, dia mengaku selama menjadi pengedar Narkoba, disuplai oleh seorang bandar yang ia sebut kini berada di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Timur.

"Cara mendapatkannya dengan cara diranjau di dekat Museum Empu Tantular Buduran Sidoarjo. Selama ini mengaku tidak pernah berjumpa dengan sang bandar. Hanya berkomunikasi melalui handphone," tukasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.