Rabu, 10 Jun 2026 09:10 WIB

Dipeluk Mas Dhito, Emak-emak di Kediri Menangis Bahagia

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 23 Agu 2022 12:40 WIB
Saat Karsiah memeluk Mas Dhito.(Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Saat Karsiah memeluk Mas Dhito.(Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menyaksikan langsung Parade Barong, Tumpeng Hasil Bumi dan Egrang Kreasi di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Senin (22/8/2022). Kehadirannya pun disambut antusias warga. Mereka saling berebut untuk bisa mendekat dan berjabat tangan dengan sosok bupati muda itu. Tak cukup berjabat tangan, warga juga meminta untuk berswafoto.

Di antara warga yang berebut untuk bisa mendekat adalah Karsiah. Dia dari jauh sudah berlarian dan langsung menjabat tangan Mas Dhito. Dengan girang, Karsiah meluapkan kebahagiannya.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

“Ya Allah, Gusti. Ada Mas Dhito. Ya Allah,” teriak Karsiah dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (23/8/2022).

Tak cukup berjabat tangan, Karsiah pun memeluk Mas Dhito.

“Alhamdulillah, Ibu dari mana. Sehat nggeh? ” tanya Mas Dhito.

“Dari Gogorate. Guanteng,” jawab Karsiah secara spontan dengan terus menepuk tubuh Mas Dhito.

Saking bahagianya, wanita berjilbab cokelat itu terlihat gemetar dengan raut wajah memerah seolah ingin meneteskan air mata. Karsiah bangga dan bahagia bisa berhadapan dan memeluk langsung Mas Dhito.

“Saya senang sekali mempunyai bupati seperti ini. Saya terharu bisa ketemu langsung. Memimpi-mimpikan sejak lama,” ucap Karsiah dengan terengah-engah usai meluapkan kebahagiaannya.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

Mas Dhito memang dikenal sosok bupati yang dekat dengan warganya. Bahkan setiap kegiatan yang memungkinkan bertemu langsung warga, selalu saja ada momen foto bersama.

Dari kedekatannya itu, Mas Dhito mengetahui selama pandemi warganya cukup lama merindukan hiburan. Tak heran di perayaan HUT ke-77 RI, Pemerintah Kabupaten Kediri membuat even bertajuk Gempita Kemerdekaan selama dua pekan mulai 15-28 Agustus.

Tiga parade yang diadakan sejak siang dikemas dalam satu acara. Sebagai perlambang usia kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, baik barong, tumpeng hasil bumi, maupun egrang kreasi yang tampil berjumlah 77.

Mas Dhito benar-benar ingin memanjakan warganya dengan hiburan. Mas Dhito berharap kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri itu bisa membuat warganya bahagia.

Baca Juga: Pemkab Kediri Berikan Beasiswa BERANI untuk 58 Atlet Berprestasi

"Harapan saya, di 77 tahun Indonesia merdeka ini masyarakat Kabupaten Kediri selalu diberikan kebahagiaan dan kesehatan," ucapnya.

Tak berhenti di perayaan kemerdekaan. Sejumlah kegiatan telah direncanakan sejak kini. Bahkan, dia berencana kembali menggelar parade sewu barong yang telah lama vakum akibat pandemi. Rencananya sewu barong tersebut akan digelar saat HUT Kabupaten Kediri pada Maret 2023.

 

(ADV)

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.