Selasa, 28 Jul 2026 07:33 WIB

Dipeluk Mas Dhito, Emak-emak di Kediri Menangis Bahagia

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 23 Agu 2022 12:40 WIB
Saat Karsiah memeluk Mas Dhito.(Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Saat Karsiah memeluk Mas Dhito.(Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menyaksikan langsung Parade Barong, Tumpeng Hasil Bumi dan Egrang Kreasi di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Senin (22/8/2022). Kehadirannya pun disambut antusias warga. Mereka saling berebut untuk bisa mendekat dan berjabat tangan dengan sosok bupati muda itu. Tak cukup berjabat tangan, warga juga meminta untuk berswafoto.

Di antara warga yang berebut untuk bisa mendekat adalah Karsiah. Dia dari jauh sudah berlarian dan langsung menjabat tangan Mas Dhito. Dengan girang, Karsiah meluapkan kebahagiannya.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak Terus Meningkat, Pemkab Kediri Dorong Korban Berani Melapor

“Ya Allah, Gusti. Ada Mas Dhito. Ya Allah,” teriak Karsiah dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (23/8/2022).

Tak cukup berjabat tangan, Karsiah pun memeluk Mas Dhito.

“Alhamdulillah, Ibu dari mana. Sehat nggeh? ” tanya Mas Dhito.

“Dari Gogorate. Guanteng,” jawab Karsiah secara spontan dengan terus menepuk tubuh Mas Dhito.

Saking bahagianya, wanita berjilbab cokelat itu terlihat gemetar dengan raut wajah memerah seolah ingin meneteskan air mata. Karsiah bangga dan bahagia bisa berhadapan dan memeluk langsung Mas Dhito.

“Saya senang sekali mempunyai bupati seperti ini. Saya terharu bisa ketemu langsung. Memimpi-mimpikan sejak lama,” ucap Karsiah dengan terengah-engah usai meluapkan kebahagiaannya.

Baca Juga: Sastra Saraswati Sewana Yatra di Candi Tegowangi, Mas Dhito: Perkuat Toleransi

Mas Dhito memang dikenal sosok bupati yang dekat dengan warganya. Bahkan setiap kegiatan yang memungkinkan bertemu langsung warga, selalu saja ada momen foto bersama.

Dari kedekatannya itu, Mas Dhito mengetahui selama pandemi warganya cukup lama merindukan hiburan. Tak heran di perayaan HUT ke-77 RI, Pemerintah Kabupaten Kediri membuat even bertajuk Gempita Kemerdekaan selama dua pekan mulai 15-28 Agustus.

Tiga parade yang diadakan sejak siang dikemas dalam satu acara. Sebagai perlambang usia kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, baik barong, tumpeng hasil bumi, maupun egrang kreasi yang tampil berjumlah 77.

Mas Dhito benar-benar ingin memanjakan warganya dengan hiburan. Mas Dhito berharap kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri itu bisa membuat warganya bahagia.

Baca Juga: Cerita Sedih Guru SDN Gadungan 2 Kediri, Tak Ada Murid Baru di Penghujung Masa Bakti

"Harapan saya, di 77 tahun Indonesia merdeka ini masyarakat Kabupaten Kediri selalu diberikan kebahagiaan dan kesehatan," ucapnya.

Tak berhenti di perayaan kemerdekaan. Sejumlah kegiatan telah direncanakan sejak kini. Bahkan, dia berencana kembali menggelar parade sewu barong yang telah lama vakum akibat pandemi. Rencananya sewu barong tersebut akan digelar saat HUT Kabupaten Kediri pada Maret 2023.

 

(ADV)

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.