Senin, 08 Jun 2026 05:11 WIB

Kasus PMK di Lamongan Terus Menurun

drh. Indro Cahyono saat bertatapan dengan peternak Lamongan untuk menyosialisasikan pencegahan dini PMK.(Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
drh. Indro Cahyono saat bertatapan dengan peternak Lamongan untuk menyosialisasikan pencegahan dini PMK.(Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan mulai melandai. Selain angka kesembuhan, sejumlah kecamatan juga mulai terbebas dari momok PMK. Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan (Disnakeswan) Lamongan, sebaran PMK yang semula terdeteksi di 26 kecamatan kini menurun menjadi hanya 24 kecamatan.

"Vaksinasi terus kami genjot, sampai saat ini sudah tersalur 16.900 ribuan dosis. Mulai ada grafik positif," kata Bidang Kesehatan Hewan Disnakeswan Lamongan Imam Mukhtar, Sabtu (20/8/2022).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Jumlah kesembuhan menginjak angka 999 dari 3.582 hewan ternak yang terjangkit PMK. Kasus kematian di angka 28 ekor sapi. Sedangkan kambing untuk saat ini masih nihil alias tidak ada yang terjangkit PMK.

"2.449 Sapi masih sakit, untuk vaksinasi kami tunggu sembuh dulu. Kami melakukan penyuntikan di daerah landai agar penularan bisa diminimalisasi," terang Imam.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Untuk optimalisasi penanganan, pihak Disnakeswan berharap terus ada droping vaksin berkesinambungan dari pusat ke daerah. Vaksinasi terus digenjot dengan mengutamakan daerah zona hijau terlebih dahulu. Terhitung ada 16 kecamatan yang telah tersentuh vaksin PMK oleh Disnakeswan Lamongan.

"Capaian vaksinasi di Lamongan berkisar 14.5 persen dari 117.000 total populasi," terangnya.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Sebelumnya, Pemkab Lamongan telah memberlakukan pembatasan seluruh lalu lintas hewan ternak. Termasuk kebijakan penutupan 2 pasar hewan yang terletak di Tikung dan Babat. Sekaligus pengawasan terhadap jual beli luar daerah hingga pendirian posko. Selain itu, Pemkab Lamongan juga menyosialisasikan penanganan PMK dini bagi peternak pada 25 Juli 2022 dengan mendatangkan ahli hewan drh. Indro Cahyono.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.