Sabtu, 25 Jul 2026 01:06 WIB

Kasus PMK di Lamongan Terus Menurun

drh. Indro Cahyono saat bertatapan dengan peternak Lamongan untuk menyosialisasikan pencegahan dini PMK.(Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
drh. Indro Cahyono saat bertatapan dengan peternak Lamongan untuk menyosialisasikan pencegahan dini PMK.(Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan mulai melandai. Selain angka kesembuhan, sejumlah kecamatan juga mulai terbebas dari momok PMK. Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan (Disnakeswan) Lamongan, sebaran PMK yang semula terdeteksi di 26 kecamatan kini menurun menjadi hanya 24 kecamatan.

"Vaksinasi terus kami genjot, sampai saat ini sudah tersalur 16.900 ribuan dosis. Mulai ada grafik positif," kata Bidang Kesehatan Hewan Disnakeswan Lamongan Imam Mukhtar, Sabtu (20/8/2022).

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Jumlah kesembuhan menginjak angka 999 dari 3.582 hewan ternak yang terjangkit PMK. Kasus kematian di angka 28 ekor sapi. Sedangkan kambing untuk saat ini masih nihil alias tidak ada yang terjangkit PMK.

"2.449 Sapi masih sakit, untuk vaksinasi kami tunggu sembuh dulu. Kami melakukan penyuntikan di daerah landai agar penularan bisa diminimalisasi," terang Imam.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Untuk optimalisasi penanganan, pihak Disnakeswan berharap terus ada droping vaksin berkesinambungan dari pusat ke daerah. Vaksinasi terus digenjot dengan mengutamakan daerah zona hijau terlebih dahulu. Terhitung ada 16 kecamatan yang telah tersentuh vaksin PMK oleh Disnakeswan Lamongan.

"Capaian vaksinasi di Lamongan berkisar 14.5 persen dari 117.000 total populasi," terangnya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Sebelumnya, Pemkab Lamongan telah memberlakukan pembatasan seluruh lalu lintas hewan ternak. Termasuk kebijakan penutupan 2 pasar hewan yang terletak di Tikung dan Babat. Sekaligus pengawasan terhadap jual beli luar daerah hingga pendirian posko. Selain itu, Pemkab Lamongan juga menyosialisasikan penanganan PMK dini bagi peternak pada 25 Juli 2022 dengan mendatangkan ahli hewan drh. Indro Cahyono.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.