Senin, 08 Jun 2026 08:16 WIB

UM Surabaya Berikan Beasiswa untuk Bonek Disasters Respons Team

Bonek Disaster Response Team saat mengikuti kuliah tamu bersama Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso di UM Surabaya (Foto-foto: UM Surabaya)
Bonek Disaster Response Team saat mengikuti kuliah tamu bersama Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso di UM Surabaya (Foto-foto: UM Surabaya)

Surabaya - Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menggelar kuliah tamu bersama Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso, di Gedung At-Tauhid Tower, kampus setempat, Selasa (9/8/2022).

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, Bonek Bonita dan Bonek Disaster Response Team (BDRT) itu mengangkat tema "Membaca Masa Depan Sepak Bola di Indonesia: dari Sekolah Sepak Bola hingga Kaderisasi Pemain Muda".

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso blak blakan tentang masa depan sepak bola Indonesia ini. Antusias masyarakat terhadap sepak bola ini sangat luar biasa. Sehingga ia yakin sepak bola di Indonesia ini tidak akan mati.

"Selain itu talenta pemain di Indonesia tidak kalah dengan Eropa. Namun hanya bedanya kenapa di sana dari tingkat junior bisa bertahan sampai top level. Karena di sana selain konsumtif gizi yang baik, juga ada yang mengantarkan dan mengarahkan dari tingkat dasar sehingga lebih cepat," terang Aji.

Mantan pemain yang pernah memecahkan rekor transfer termahal di Indonesia itu juga bercerita tentang awal mula klub Barcelona menemukan Messi di usia 16 tahun hingga bisa main dengan tim senior di klub berjuluk El Barca itu.

Kuliah tamu bersama Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso di UM SurabayaKuliah tamu bersama Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso di UM Surabaya

"Selain karena telescoting Barca sangat bagus, kompetisi di sana sangat terukur. Jadi di usia 10 tahun sudah mulai kompetisi. Anak-anak di sana juga sudah menikmati fasilitas yang baik sehingga minat bakatnya sangat cepat berkembang," ungkapnya.

Sementara Rektor UM Surabaya Sukadiono menjelaskan bahwa kuliah tamu bersama Pelatih Persebaya merupakan agenda kali pertama yang dilakukan kampusnya sejak menjalin kerjasama di tahun ketiga.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Pada kesempatan kuliah tamu ini, UM Surabaya akan memberikan beasiswa secara langsung kepada Bonek Disasters Respons Team (BDRT)," jelas Sukadiono.

Menurut Sukadiono, pemberian beasiswa kepada BDRT bukan tanpa alasan. Dia menegaskan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan komitmen universitas dalam membangun sumber daya unggul khususnya di level supporter.

"Ke depannya universitas ingin memperkuat komunitas kebencanaan terkait supporter di Indonesia yang keberadaanya masih belum ada dan perlu mendapatkan perhatian serius," imbuhnya.

Program beasiswa ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan kepada BDRT dalam hal pendidikan agar setiap orang mendapatkan kesempatan untuk berkuliah baik jenjang sarjana atau diploma.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sukadiono menegaskan, penerima beasiswa BDRT di UM Surabaya akan dibebasakan biaya pendidikan kecuali Fakultas Kedokteran (FK). Persyaratannya pun cukup mudah yakni hanya dengan menunjukkan kartu Persebaya Selamanya. Maka universitas akan memproses untuk mendapatkan beasiswa, melalui tahapan ujian masuk seperti calon mahasiswa lainnya.

Sukadiono mengajak BDRT untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena UM Surabaya saat ini sudah memasuki gelombang ketiga.

"Aksi kemanusiaan yang dilakukan BDRT ketika mengambil peran saat terjadi bencana nasional maupun daerah perlu kita apresiasi secara nyata dengan memberikan support pendidikan secara penuh," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.