Minggu, 07 Jun 2026 20:49 WIB

Khofifah Minta Transformasi Digital Koperasi dan UKM Dipercepat

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawasan saat menghadiri gelaran K-UKM Expo di Grand City Surabaya.(Foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawasan saat menghadiri gelaran K-UKM Expo di Grand City Surabaya.(Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) meminta adanya pendampingan terhadap koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) untuk mempercepat transformasi digital. Termasuk juga memperluas akses pasar dan permodalan.

“Ada MoU yang telah kami laksanakan dengan beberapa lembaga untuk memberikan akses pasar dan permodalan. Tentu kami berharap, setelah expo akan bisa menghasilkan transaksi perdagangan yang lebih banyak,” ungkap Khofifah saat penutupan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (K-UKM) Expo ke-9 di Grand City Surabaya, Minggu (31/7/2022) malam.

Baca Juga: Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Selama 5 hari pameran, omzet per 31 Juli pukul 14.25 WIB telah mencapai Rp2,5 milliar. Total ada 16.520 pengujung. Lalu transaksi lembaga jasa keuangan perbankan mencapai Rp10,3 milliar. Melalui expo ini juga didapatkan sejumlah pre-order atas barang dan jasa .

Terhadap hasil transaksi tersebut, Gubernur Khofifah secara khusus mendorong adanya percepatan transformasi digital bagi K-UKM khususnya di Jatim. Ini penting karena digitalisasi K-UKM adalah hal mendesak yang harus disegerakan. Jadi akan memunculkan skil bagi para pelaku K-UKM. Hal tersebut juga berseiring dengan prediksi Founder Ali Baba Group Jack Ma yang menyatakan bahwa pada 2030, 99 persen UMKM akan bertransformasi ke digital dan 85 persen akan masuk pada e-commerce.

“Maka inilah yang mendasari kami semua untuk berikhtiar bersama agar membawa K-UKM bisa segera bertransformasi secara digital. Kami harus menyemangati satu sama lain dan saling berkolaborasi agar semakin menguatkan digital ekosistem,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan pentingnya sinergi antara pelaku UMKM dengan unsur pentahelix approach. Pemerintah berperan membangun mediasi support dan market akses. Kemudian sektor privat bisa memberikan pendampingan permodalan, pendampingan sekaligus akses pasar. Sedangkan perguruan tinggi bisa melakukan pendampingan serta melibatkan peran media dan masyarakat itu sendiri juga harus dilakukan pada saat bersamaan.

“Di bidang UMKM sinergi dengan pentahelix approach harus terus digencarkan,” tandasnya.

Baca Juga: Telkom Dorong Transformasi Digital Pendidikan Melalui Program Pijar Sekolah

Mantan Menteri Sosial ini menekankan peranan penting sektor UMKM pada PDRB Jatim. Di 2021, kontribusi UMKM sebesar 57,81 persen terhadap PDRB Jatim.

“2030, kontribusi UMKM diprediksi akan mencapai 80 persen terhadap PDRB Jatim,” paparnya.

Di akhir, Khofifah juga mengucapkan terima kasih atas keterlibatan seluruh pihak yang membantu terselenggara K-UKM Expo ke-9.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

“Terima kasih semuanya, mohon maaf jika ada kekurangan dalam penyelenggaraan acara. Dengan ini, K-UKM Expo ke-9 secara resmi saya nyatakan ditutup,” tutupnya

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Andromeda Qomariyah mengungkapkan, antusiasme masyarakat dalam daya beli pada K-UKM Expo ke-9 diharapkan bisa memberikan manfaat dan mendorong kemajuan UMKM di Jatim.

“Ini juga bisa menjadi pengungkit semangat agar pelaku UMKM di Jatim terus menerus mengembangkan usaha dan juga berinovasi menciptakan produk unggulan,” pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.