Rabu, 10 Jun 2026 10:01 WIB

Sepeda Keren ala Istri Bupati Trenggalek

Novita Hardini Nur Arifin istri Bupati Trenggalek (Foto: Pemkab Trenggalek for jatimnow.com)
Novita Hardini Nur Arifin istri Bupati Trenggalek (Foto: Pemkab Trenggalek for jatimnow.com)

Trenggalek - Novita Hardini Nur Arifin istri Bupati Trenggalek memiliki program Sepeda Keren (sekolah perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentang).

"Dengan program Sepeda Keren ini, kami berupaya keras meningkatkan peran perempuan dan kelompok rentan di Kabupaten Trenggalek bisa berdaya," ujar Novita Hardini Nur Arifin, Minggu (31/7/2022).

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Program Sepeda Keren di Kabupaten Trenggalek menjadi inovasi terbaik dalam Kompetisi Inovasi Publik (Kovblik) Jawa Timur.

Ketua Tim Penggeral PKK Kabupaten Trenggalek itu diundang menjadi pembicara di acara talk show tentang Penguatan Peran Perempuan dalam Menyukseskan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional), pada acara Rembuk Kolaborasi di gedung Bappeda, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (28/7/2022) lalu, yang dihadiri TP PKK kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Novita Nur Arifin di hadapan tim penggerak PKK se-Jatim. (Foto: Pemkab Trenggalek for jatimnow.com)Novita Nur Arifin di hadapan tim penggerak PKK se-Jatim. (Foto: Pemkab Trenggalek for jatimnow.com)

Meningkatkan peran perempuan memang getol diperjuangkan oleh istri Bupati Trenggalek ini, mengingat banyak perempuan di daerahnya yang tercatat menjadi kepala keluarga. Dinamika ini menimbulkan permasalahan mulai dari stunting, kekerasan pada anak dan masalah lainnya.

Melihat kondisi tersebut, perempuan energik ini mengganggap perlu ada upaya yang dilakukan. Utamanya dalam menguatkan peran perempuan, sehingga mampu meningkatkan kapasitasnya.

Pengalaman sukses Novita dianggap menarik bagi penyelenggara, dengan harapan bisa menjadi sumber inspirasi bagi daerah lainnya.

"Perempuan punya potensial untuk meneruskan visi misi pemerintah dalam menyiapkan generasi anak yang berkualitas," tutur Novita.

Ibu tiga anak ini menambahkan, berkat kolaborasi dengan melibatkan peran masyarakat, Trenggalek menjadi daerah terbaik penanganan stunting nasional 3 tahun berturut-turut dan 1 kali di Jatim.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Stunting dari 30% turun menjadi 18%. Ini berkat kerja keras bersama dengan melibatkan peran serta masyarakat," ujarnya.

Ditambahkan, ada 5 pilar yang tidak boleh ditinggalkan yakni, pemerintah, dunia usaha, pendidikan, kesehatan dan media.

Selain Sepeda Keren, Novita juga menyampaikan banyak bagaimana dirinya berupaya mendorong wirausaha perempuan baru di daerahnya, yang tentunya memberikan warna pergerakan perekonomian di Trengalek.

Pemkab Trenggalek juga berupaya mengubah paradigma masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatannya dengan memberikan insentif kepada mereka. Tentunya bila sakit yang dibayar cost biaya yang dikeluarkan pemerintah melalui BPJS tinggi. Sedangkan dengan menjaga kesehatan bisa membantu pemerintah mengurangi beban biaya kesehatan, selain itu juga kondisi kesehatan yang terjaga tentunya baik untuk masyarakat itu sendiri.

"Best Ppractice kita membagikan pengalaman yang kita lakukan di Trenggalek dan mendapatkan apresiasi dari beberapa kabupaten di Jawa Timur. Syukur-syukur bisa menjadi inspirasi dan bisa diaplikasikan juga oleh masing-masing kabupaten," terang Novita.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Bagi Novita, kebahagiaan dan rasa syukur dapat membagikan ilmu yang bermanfaat sesuatu yang baik, khususnya di wilayah Trenggalek.

"Pemerintah Trenggalek tidak mampu mencapai capaian yang positif seperti ini kalau tidak ada kerja sama yang terbangun dengan sangat baik," katanya.

"Artinya keberhasilan Trenggalek dalam penurunan angka stunting, penekanan angka kematian ibu dan anak tidak lepas dari peran semua pihak," tuturnya.

Novita ingin mendedikasikan waktu lebih, sebagai Ketua Tim penggerak PKK Trenggalek untuk berterima kasih kepada seluruh Avenger yang tergabung.

"Agar sama-sama saling menguatkan hingga 2025, dan generasi emas lahir dari Trenggalek," jelas Novita Nur Arifin.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.