Senin, 27 Jul 2026 15:45 WIB

Surabaya Siap Terapkan Kurikulum Merdeka

Pertemuan Kemendikbudristek dengan Wali Kota Eri Cahyadi di Balaikota Surabaya. (Foto: Dok Pemkot Surabaya/jatimnow.com)
Pertemuan Kemendikbudristek dengan Wali Kota Eri Cahyadi di Balaikota Surabaya. (Foto: Dok Pemkot Surabaya/jatimnow.com)

Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima audiensi Direktur Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Dr Rachmadi Widdiharto, di ruang kerja wali kota, Senin (25/7/2022).

Kunjungan itu dalam rangka membangun kolaborasi untuk Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kepada wartawan, Widdiharto mengatakan, Kurikulum Merdeka sudah diluncurkan Mas Menteri Nadiem Makarim pada 11 Februari 2022 lalu dan disertai platform Merdeka Belajar.

"Tujuan kami dalam rangka membangun kolaborasi, dukungan, dari rekan-rekan pemerintah daerah, dalam hal ini Kota Surabaya, untuk Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM),” ucap Widdhiarto, Senin (25/7/2022).

Saat ini sudah ada 850 satuan pendidikan yang mendaftar untuk IKM dan sekitar 87 persen telah melakukan aktivasi pemanfaatan platform Merdeka Belajar. Harapannya, satuan pendidikan bersama komunitas belajar yang ada dapat belajar bersama.

Widdiharto menyatakan, IKM tidak hanya pada tataran kuantitatif, tapi kualitatif. Satuan pendidikan dan kelompok belajar yang ada seperti Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyarawah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) harapannya ada transformasi belajar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Transformasi belajar yang dimaksud adalah pembelajaran yang berpihak kepada siswa, pembelajaran yang berdiferensiasi, diagnosis asesmen, Teaching at The Right Level, bagaimana komitmen dan dedikasi guru, bagaimana memberdayakan komunitas, ekosistem pendidikan. Inilah yang kita bangun,” lanjutnya.

Ia juga nampak mengapresiasi Kota Surabaya yang membangun beberapa komunitas belajar untuk mendukung IKM. Ia menyebut ada program Sinau Bareng serta Surabaya Belajar yang merupakan sinergisme, kolaborasi, serta gotong royong dalam membangun iklim pendidikan.

"Pak Wali sangat tertarik kepada 20-30 persen yang lebih mengarah kepada proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (PPP). Artinya, Kuriklulum Merdeka ini tidak semata-mata pada tataran kognitif keterampilan dan skil saja, tetapi juga karakter. Ini jadi konsen kami,” katanya.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Sementara, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya akan mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di seluruh satuan pendidikan di Kota Pahlawan.

Pihaknya juga mendorong guru-guru di sekolah maupun di setiap komunitas belajar untuk memanfaatkan platform Merdeka Belajar yang telah diluncurkan Kemendikbudristek dalam rangka Implementasi Kurikulum Merdeka.

"Fa Insya Allah kami yakin dengan semangat belajar mengajar dan berkarya pendidikan di Kota Surabaya akan terus berkembang ke arah yang lebih baik. Teruslah bergerak demi anak-anak Indonesia. Mari serentak bergerak mewujudkan Merdeka Belajar,” jelas Eri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.