Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Pemkab Bojonegoro Diminta Perhatikan Kuliner Tradisional

  • Penulis :
  • | Senin, 16 Jul 2018 12:11 WIB
Eny Soedarwati. S. Ip. MA
Eny Soedarwati. S. Ip. MA

jatimnow.com - Pemkab Bojonegoro diminta menggeliatkan lagi kuliner tradisional agar tidak punah. Salah satunya diusulkan digelarnya festival kudapan Serabi atau kuliner tradisional lainnya.

Salah satu warga yang menyoroti itu adalah Eny Soedarwati (43), warga asal Sobontoro Kecamatan Balen ini. Dia  pulang kampung setelah 13 tahun tinggal di Jerman untuk menempuh studi.

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

Ia menilai selama ini kurang ada sentuhan kepada kuliner khas kota minyak itu. Ia melihat harus berinovasi supaya tidak kehilangan konsumen. Wisata kuliner harus diciptakan.

"Seperti serabi ya dibiarkan begitu saja, terus ada sego buwuhan. Warga jualan dengan caranya sendiri. Diajari taste-nya, kemasannya hingga kebersihannya. Ada pendampingan serius," kata alumny RWTH (Rheinisch-Westfälisch Technische Hochschule), Aachen, Jerman ini kepada jatimnow.com, Senin (16/7/2018).

Alumni SMAN 2 Bojonegoro ini mencontohkan, rujak soto di Banyuwangi juga pada awalnya biasa saja. Setelah Pemkab Banyuwangi memberikan sentuhan, rujak soto diburu wisatawan dan saling berlomba menjaga kebersihan warungnya. Rasanya juga terjaga.

"Kan pernah ada festival rujak soto, mestinya Bojonegoro nggak perlu malu belajar ke daerah lain. Kita berharap ke depan ada perhatian khusus untuk pelaku kuliner tradisional," kata Eny yang kabarnya akan maju sebagai anggota DPRD Bojonegoro dari PKB ini.

Menurutnya, kuliner serabi atau lainnya agar bertahan diperlukan inovasi dan terobosan. Apalagi kuliner tradisional sekarang terkepung kuliner moderen. Dan, pola hidup sudah berubah.

"Ada pergeseran selera masyarakat terhadap makanan, apalagi di zaman now begini. Harus dilakukan antisipasi, agar tidak punah", kata Eny.

Alumni SMPN 2 Bojonegoro ini melihat bahwa Pemkab Bojonegoro tidak bisa berpangku tangan melihat fenomena kuliner serabi yang meredup

"Pertahankan kearifan dan kuliner lokal, orang berkunjung ke Bojonegoro ingin balik lagi," tegas Eny yang terlibat pembentukan PCNU Jerman ini.


Reporter: Rois Jajeli
Editor: Budi Sugiharto

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.