Minggu, 07 Jun 2026 09:06 WIB

Jangan Kotori Taman Mbah Balok

  • Penulis :
  • | Jumat, 13 Jul 2018 18:27 WIB

jatimnow.com - Mbah Balok, merupakan monumen gotong royong di Alun-alun Bojonegoro. Monumen di pojok selatan ini kotor alias sampah dibuang sembarangan.

Mbah Balok yang berasal dari kayu jati temuan di tepi Sungai Bengawan Solo pada 1994. Kayu jati yang dibawa ke Alun-alun Bojonegoro pada 7 November 2015, namun sebelumnya dititipkan di TPK atau Tempat Penimbunan Kayu milik Perhutani di Desa Sukorejo .

Memiliki panjang 17 meter dan berdiameter 45 cm, kayu jati yang modelnya mirip lesung itu dipajang di pojok selatan alun-alun. Pemkab Bojonegoro menjadikan Mbah Balok yang dipajang 7 November 2015 sebagai 'Monumen Gotong Royong Kayu Jati' yang juga sebagai cagar budaya.

Prosesi menuju Alun-alun Bojonegoro, kayu itu digotong warga secara beramai-ramai. Sejak November 2015, Mbah Balok mulai dikunjungi masyarakat yang penasaran ingin melihat kayu jati primitif dari dekat.

"Masyarakat bersama-sama gotong royong mengangkat Mbah Balok. Bagi saya hal itu adalah bagian dari kecintaan masyararakat terhadap kekayaan alam Bojonegoro", terang Kabag Humas Pemerintah Kabupaten (PemKab) Bojonegoro, Heru Sugiharto.

Pantauan jatimnow.com, Jumat (13/7/2018), sejumlah orang tampak tiduran dan bersantai di atas kayu jati Mbah Balok. Meski diberi pagar rantai, namun tetap saja diterobos.

Terlihat sejumlah sampah plastik makanan ringan dan es tertinggal di sekitar Mbah Balok. Tak sedikit, pengunjung yang memilih makan dan minum di area Mbah Balok.

Salah seorang warga, Mubasiroh (48) mengakui adanya Mbah Balok sangat berguna untuk warga Bojonegoro sekitar saat beristirahat dari bepergian atau menjenguk orang sakit.

Namun, ia menyayangkan di area sekitar Mbah Balok belum disediakan tempat pembuangan sampah. Akibatnya pengunjung membuang sampah sembarangan.

"Saya ke sini rombongan sama satu RT naik Elf, dan merasa nyaman duduk (santai) di kayu balok ini sambil refreshing", ujar wanita asal Desa Karangan, Kecamatan Kepohbaru yang menolak menyebut namanya.

Kontributor: Siti Ainur Rodhiyah
Editor: Budi Sugiharto

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.