Senin, 27 Jul 2026 23:14 WIB

Kumpulkan Camat se Surabaya, Risma Ingin Tuntaskan Permasalahan e-KTP

Wali Kota Risma saat rapat bersama para Camat se Surabaya/Foto: Arry Saputra
Wali Kota Risma saat rapat bersama para Camat se Surabaya/Foto: Arry Saputra

 

jatimnow.com – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengumpulkan seluruh Camat se Surabaya di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Jumat (13/7/2018). Pada saat itu, Wali Kota Risma membahas tentang permasalahan e-KTP dan berharap segera diselesaikan semuanya.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Beberapa hari terakhir ini, Wali Kota Risma memang selalu mengecek dan sidak ke kantor Dispendukcapil di gedung Siola. Akhirnya, beberapa masalah pun ditemukan dan Wali Kota Risma langsung mengeluarkan beberapa terobosan.

Salah satu temuan Wali Kota Risma saat sidak ke Siola diceritakan kepada para camat se Surabaya. Ia menceritakan bahwa ada salah satu warga yang sudah dua tahun melakukan perekaman dan berkali-kali ke kantor Dispenduk dan kecamatan.

Setelah Wali Kota Risma cek keberadaan e-KTP warga itu, ternyata e-KTP tersebut telah tercetak 2 tahun yang lalu oleh pihak kecamatan. Mengetahui hal itu, Wali Kota Risma langsung menelepon Camat dimana warga tersebut tinggal.

"Setelah saya telpon Bu Camat, katanya sudah dikasih ke Kelurahan," ujarnya.

Ketika ia kembali meminta konfirmasi, pihak kelurahan mengaku telah menyerahkan e-KTP atas nama warga tersebut ke pihak RT/RW. "Tapi kok sampai sekarang belum diterima? ini dimana posisi e-KTP nya," tanyanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Oleh karena itu, Wali Kota Risma menginstruksikan kepada para Camat untuk segera mendata dan memastikan surat keterangan yang telah mereka keluarkan.

Selain itu, ia juga meminta pihak kecamatan untuk melacak keberadaan e-KTP yang telah tercetak, namun belum sampai di tangan pemohon. "Aku gak mau tahu alasan kecamatan kan bisa dicari tahu rumahnya," tegasnya.

Bahkan, Wali Kota Risma berharap semua urusan e-KTP ini harus selalu diperhatikan, mulai dari cetak hingga pendistribusiannya ke tangan warga. Supaya tidak ada lagi permasalahan yang sama.

"Saya ingin ini semuanya cepat tuntas, besok masih mencari identifikasi, terus besok baru nyari KTP yang sudah dicetak apa sudah sampai ke pemohon. Kalau nggak sampai, kemana itu harus di telisik," tegas Risma.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Fasilitasi 2.700 Stan Kosong untuk Pedagang Pasar Tumpah

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.