Kamis, 23 Jul 2026 06:49 WIB

Momen Para Dewi Legenda Indonesia Adu Kecantikan di Untag Surabaya

Parade Karya 30 Make Up Artist (MUA) di Untag Surabaya (Foto-foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Parade Karya 30 Make Up Artist (MUA) di Untag Surabaya (Foto-foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya menampilkan parade karya 30 Make Up Artist (MUA) berupa para dewi yang lengkap dengan kostum dan mahkotanya saat Legenda Indonesia.

Parade yang digelar untuk memperingati Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno, ini menjadi bagian dari Sarasehan dan Pagelaran Ragam Kecantikan Budaya Indonesia yang dinamakan Swastamita Arunika.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ketua Pelaksana, Abraham Ferry Rosando mengungkapkan, parade ini merupakan kegiatan Untag Surabaya untuk memperingati Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno.

"Kami menggandeng beberapa stake holder untuk mengisi kegiatan di sini. Termasuk menggandeng para perias Indonesia untuk merias berbagai lakon Legenda di Indonesia," ujar Ferry, Rabu (22/6/2022).

Parade Karya 30 Make Up Artist (MUA) di Untag SurabayaParade Karya 30 Make Up Artist (MUA) di Untag Surabaya

Dengan kegiatan yang digelar di Gedung H Roeslan Abdulghani Untag Surabaya, diharapkan kaum milenial yang muda bisa memperingati Indonesia lewat legenda.

Secara khusus, tiga MUA menampilkan teknik meriasnya pada tiga sosok dewi yang mengikuti parade, yaitu Dewi Sri, Dewi Saraswati dan Boru Raja.

Perias tokoh Dewi Sri, Rusmawan Fadli mengungkapkan, sebenarnya untuk karakter dewi di masa lalu tentunya identik dengan make up natural. Namun karena dalam parade ini, dirinya harus menunjukkan karakter dewi yang kuat, ia pun memilih make up bold dengan teknik manual.

"Inspirasinya Dewi Sri ini Dewi Padi dan Kesuburan. Jadi saya memberikan make up cantik dan tambahi manik yang mirip padi di bawah mata," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Parade Karya 30 Make Up Artist (MUA) di Untag SurabayaParade Karya 30 Make Up Artist (MUA) di Untag Surabaya

Untuk kostum, Wawan-sapaan akrabnya, memilih gayatri dengan bahan yang ringan untuk memberikan kesan bidadari yang merupakan karakter Dewi Sri.

"Lebih ke karakter Dewi Sri yang akan jadi bidadari, maka saya pakai bahan yang agak ringan. Dan mahkota saya ambil dari batangnya padi saat pulang ke kampung sehingga bisa menggambarkan Dewi Kesuburan," ujarnya.

Sementara itu, Aixa Paramitha, perias tokoh Dewi Gayatri Rajapatmi mengungkapkan, memilih make up bold dengan teknik brush agar lebih menyatu dengan kulit dan tahan lama.

Karena kostum yang digunakan berat dan berlapis, sehingga kemungkinan keringat model akan berlebih. Selain itu karakter cantik dan wibawa Gayatri yang merupakan ratu menurutnya bisa tercermin dari tampilan make up bold.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Parade Karya 30 Make Up Artist (MUA) di Untag SurabayaParade Karya 30 Make Up Artist (MUA) di Untag Surabaya

"Jadi make up kekinian tapi tetap memiliki makna masa lalu. Ini impian saya secara pribadi untuk bisa merias tokoh legenda nusantara. Makanya saya sangat exited dan all out. Semua detail saya pertimbangkan untuk tampil maksimal," ungkapnya.

Sementara untuk kostum, Aixa memilih batik tulis dari Dyah Gardania berupa ekor jubah. Untuk kelengkapan kostum seperti hiasan bahu, mahkota hingga hiasan lengan sengaja ia modifikasi sendiri.

"Jadi saya ada observasi gayatri dulu, adanya patung arca ya saya pelajari untuk membuat kelengkapannya, seperti mahkota 80 persen kemiripan. Sementara hiasan bahu ini untuk ratu saya bedakan dengan dewi lain yang ada di legenda. Jadi saya berikan kemewahan hakiki," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.