Kamis, 11 Jun 2026 08:36 WIB

Cegah Terorisme, Masyarakat Diminta Jadi Polisi Bagi Lingkungannya

Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha Wibowo /Foto: Arry Saputra
Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha Wibowo /Foto: Arry Saputra

jatimnow.com - Polda Jatim membentuk tim khusus atau Satgas Anti Teror untuk mengantisipasi terorisme di Jawa Timur. Selain melakukan pencegahan, satgas ini juga terus mengejar terduga bom Bangil, Pasuruan, beberapa waktu lalu.

Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha Wibowo mengatakan tujuan dari dibentuknya Satgas Anti Teror Polda Jatim adalah untuk membangkitkan kebiasaan masyarakat agar lebih waspada terhadap hal-hal berbau terorisme.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Tujuan paling utama adalah membangkitkan kebiasaan masyarakat atau supaya lebih peduli lingkungan, jadi nggak cuek, karena beberapa TKP Bom domisilinya di perumahan-perumahan yang ramai," terang Agung yang juga Wakil Satgas Anti Teror.

Agung juga menyayangkan sikap individualisme masyarakat yang kurang memperhatikan lingkungannya.

"Lah kok sampai nggak ngerti aktivitas kesehariannya, ini  mungkin karena masyarakat sudah mulai berkembang peradabannya, yaitu lo lo gue gue, ini ciri-ciri masyarakat individualisme," ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta awak media untuk mensosialisasikan dan membangkitkan kehidupan sosial masyarakat, supaya lebih peduli lagi dengan lingkungan sosialnya.

Agung mengimbau kepada masyarakat untuk menjadi polisi sendiri di lingkukanganya. Untuk selalu waspada apabila ada suatu hal yang mencurigakan.

"Kita berharap masyarakat peduli dengan lingkungannya. Jadi, ada orang-orang kumpul mencurigakan, 'oh ini kok gak jelas tiap hari ada apa?" ujarnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Oleh karena itu, peduli dan gotong royong serta tenggangrasa harus selalu di tanam di tengah-tengah masyarakat.

"Yang paling penting membangkitkan kehidupan masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungannya," lanjut Agung.

Agung menambahkan, seperti yang pernah disampaikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan ketertiban dan keamanan di Jawa Timur.

"Karena polisi tidak mampu bekerja sendiri, ingat seperti yang di omongkan Kapolda, ketertiban dan keamanan Jawa Timur bukan bergantung kepada kekuatan aparat, tetapi seberapa besar keinginan masyarakat sendiri untuk mengamankan diri dan lingkungannya," pungkasnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.