Selasa, 09 Jun 2026 21:11 WIB

Miris, Sapi Milik Peternak di Jombang Dihargai Rp2 Juta

Sapi milik salah seorang peternak di Jombang yang terjangkit PMK. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Sapi milik salah seorang peternak di Jombang yang terjangkit PMK. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Puluhan ekor sapi milik peternak di Jombang, terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Ironisnya, seluruh hewan ternak mereka kini mengalami penurunan harga jual dari Rp15 juta menjadi Rp2 juta per ekor.

Wabah PMK yang menyerang hewan ternak hingga kini masih terus meluas. Dalam sepekan terakhir, sudah ada 30 ekor sapi milik peternak di Kecamatan Mojowarno, Jombang, mengalami lumpuh akibat PMK.

Baca Juga: Kasus PMK di Kediri Naik Lagi: 1 Ekor Mati, 5 Dipotong Paksa

Seperti sapi milik Buamin, peternak asal Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno. Ada 7 sapi yang dipeliharanya mengalami kelumpuhan dan tak berdaya sejak tiga hari terakhir.

Sapi yang sudah berumur 3 tahun dan siap jual ini, kini tidak mau makan dan mulutnya juga mengeluarkan lendir. Padahal, berbagai upaya seperti pemberian obat secara tradisional juga sudah dilakukan, namun seluruhnya belum berhasil.

"Ya dikasi madu sama garam," ucap Buamin, Senin (6/6/2022).

Diakui Buamin, sapi miliknya sempat ditawar dengan harga mahal. Namun setelah terjangkit PMK harga sapinya turun drastis.

"Sebelum sakit ditawar 15 juta sekarang ditawar 2 juta. Ya ini kerugiannya banyak," keluh Buamin.

Baca Juga: Antisipasi Merebaknya Wabah PMK, Disnakeswan Tulungagung Pantau Pasar Hewan

Sementara itu, tim medis PMK dari Dinas Peternakan Jombang, Tri Hermanto mengatakan berdasarkan data Dinas Peternakan, dalam sepekan ada 30 sapi yang terjangkit PMK di Kecamatan Mojowarno.

"Di daerah Mojowarno ada sekitar 30an ya. Yang mati itu ada 1 ekor, milik pak Solikin, itu awalnya kena PMK," terangnya.

Dikatakan Hermanto, untuk saat ini tim medis PMK hanya bisa melakukan pengobatan dan pengawasan terhadap sapi para peternak yang terjangkit PMK.

Baca Juga: Geger, Rumah di Pemukiman Padat Jombang Disulap Jadi Kebun Ganja Ratusan Pot

"Saya melaksanakan pengobatan sesuai dengan SOP penanganan PMK, tujuannya agar penyakit ini tidak berlarut-larut," tegasnya.

Untuk saat ini, sapi milik Buamin sedang dalam pantauan.

"Ini sudah diobati tapi belum ada perubahan dan saat ini sedang dalam pantauan. Ini sudah 7 hari," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.