Minggu, 26 Jul 2026 14:26 WIB

Miris, Sapi Milik Peternak di Jombang Dihargai Rp2 Juta

Sapi milik salah seorang peternak di Jombang yang terjangkit PMK. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Sapi milik salah seorang peternak di Jombang yang terjangkit PMK. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Puluhan ekor sapi milik peternak di Jombang, terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Ironisnya, seluruh hewan ternak mereka kini mengalami penurunan harga jual dari Rp15 juta menjadi Rp2 juta per ekor.

Wabah PMK yang menyerang hewan ternak hingga kini masih terus meluas. Dalam sepekan terakhir, sudah ada 30 ekor sapi milik peternak di Kecamatan Mojowarno, Jombang, mengalami lumpuh akibat PMK.

Baca Juga: Kasus PMK di Kediri Naik Lagi: 1 Ekor Mati, 5 Dipotong Paksa

Seperti sapi milik Buamin, peternak asal Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno. Ada 7 sapi yang dipeliharanya mengalami kelumpuhan dan tak berdaya sejak tiga hari terakhir.

Sapi yang sudah berumur 3 tahun dan siap jual ini, kini tidak mau makan dan mulutnya juga mengeluarkan lendir. Padahal, berbagai upaya seperti pemberian obat secara tradisional juga sudah dilakukan, namun seluruhnya belum berhasil.

"Ya dikasi madu sama garam," ucap Buamin, Senin (6/6/2022).

Diakui Buamin, sapi miliknya sempat ditawar dengan harga mahal. Namun setelah terjangkit PMK harga sapinya turun drastis.

"Sebelum sakit ditawar 15 juta sekarang ditawar 2 juta. Ya ini kerugiannya banyak," keluh Buamin.

Baca Juga: Antisipasi Merebaknya Wabah PMK, Disnakeswan Tulungagung Pantau Pasar Hewan

Sementara itu, tim medis PMK dari Dinas Peternakan Jombang, Tri Hermanto mengatakan berdasarkan data Dinas Peternakan, dalam sepekan ada 30 sapi yang terjangkit PMK di Kecamatan Mojowarno.

"Di daerah Mojowarno ada sekitar 30an ya. Yang mati itu ada 1 ekor, milik pak Solikin, itu awalnya kena PMK," terangnya.

Dikatakan Hermanto, untuk saat ini tim medis PMK hanya bisa melakukan pengobatan dan pengawasan terhadap sapi para peternak yang terjangkit PMK.

Baca Juga: Geger, Rumah di Pemukiman Padat Jombang Disulap Jadi Kebun Ganja Ratusan Pot

"Saya melaksanakan pengobatan sesuai dengan SOP penanganan PMK, tujuannya agar penyakit ini tidak berlarut-larut," tegasnya.

Untuk saat ini, sapi milik Buamin sedang dalam pantauan.

"Ini sudah diobati tapi belum ada perubahan dan saat ini sedang dalam pantauan. Ini sudah 7 hari," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.