Selasa, 28 Jul 2026 03:08 WIB

Tak Ingin Ada Pasien Terkendala Adminduk, Pemkab Kediri Gandeng RSUD

Rapat koordinasi Dukcapil bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Rapat koordinasi Dukcapil bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kediri terus meningkatkan kerja sama dengan SKPD di lingkungan Pemkab Kediri. Pelaksana Tugas Kepala Dukcapil Wirawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah membangun kerja sama dengan Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) maupun RS Simpang Lima Gumul terkait pelayanan kependudukan.

"Contohnya, ada pasien yang tidak bisa terlayani hanya karena dokumen adminduk, berdasarkan kasus itu kami membangun kerja sama dengan dua rumah sakit daerah," kata Wirawan, dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak Terus Meningkat, Pemkab Kediri Dorong Korban Berani Melapor

Kerja sama ini diharapkan bila terjadi kasus serupa, maka masyarakat tetap bisa terlayani. Untuk mendukung program ini, pemkab memberikan pelatihan bagi petugas untuk pengurusan dokumen adminduk di rumah sakit tersebut.

"Jangan sampai ada masyarakat Kabupaten Kediri yang tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan hanya karena tidak mempunyai dokumen adminduk," tambahnya.

Baca Juga: Sastra Saraswati Sewana Yatra di Candi Tegowangi, Mas Dhito: Perkuat Toleransi

Dukcapil, lanjut Wirawan, juga akan memberikan pelayanan terkait kepemilikan dokumen akta kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi ibu hamil yang melakukan persalinan di rumah sakit daerah. Melalui pelayanan yang diberikan, begitu pulang orang tua tidak perlu repot melakukan pengurusan dokumen adminduk bagi bayinya.

Selain dengan dua rumah sakit pelat merah tersebut, Dukcapil juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kediri. Melalui PKK, pelayanan adminduk bisa dilakukan saat kegiatan Posyandu.

Baca Juga: Cerita Sedih Guru SDN Gadungan 2 Kediri, Tak Ada Murid Baru di Penghujung Masa Bakti

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito menyambut baik langkah peningkatan pelayanan yang dilakukan Dukcapil Kabupaten Kediri. Namun, ia mengingatkan agar program yang telah berjalan tetap diperhatikan seperti Sahaja (satu hari jadi). Karena pada faktanya dokumen kependudukan yang diproses belum bisa diserahkan hari itu juga saat pengurusan.

"Memang jadinya bisa hari itu, tapi diterima masyarakat itu biasanya ada yang dua hari, tiga hari begitu, jadi harus dipikirkan artinya jangan sampai esensi dari layanan cepatnya belum tercapai," pesan Mas Dhito. (ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.