Sabtu, 25 Jul 2026 01:10 WIB

PMK Meluas di Lamongan, 153 Sapi di 5 Kecamatan Terjangkit

Ilustrasi. Kondisi sapi yang terkena PMK. (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. Kondisi sapi yang terkena PMK. (Foto: Dok. jatimnow.com)

Lamongan - Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak dikabarkan meluas. Dari data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan telah terdapat 153 sapi yang terjangkit.

Data tersebut bertambah setelah diketahui pada Minggu (8/5/2022) lalu baru 137 sapi. Menurut pemaparan Kepala Disnakeswan Lamongan, M. Wahyudi, wabah ini telah menular ke 36 ternak yang ada di 13 desa dari 5 kecamatan.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"Dari populasi 266 ekor, yang kena penyakit PMK ada 153 ekor. Kemudian ternak yang mati 4 ekor dan yang dipotong paksa ada 2 ekor," kata M. Wahyudi kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).

Berkembangnya wabah ini, ujar Wahyudi, ditengarai mudahnya virus menyebar melalui angin atau udara serta menempel pada benda pada kandang ternak.

"Yang terpenting penyakitnya hanya menular antar hewan dan tidak ke manusia," ujarnya.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Sementara itu, terkait jenis virus yang menjangkiti sapi-sapi di Lamongan, Wahyudi mengaku belum bisa mengambil kesimpulan karena masih dalam tahap penelitian.

"Penyakit PMK ini juga bisa disembuhkan dan dagingnya aman dikonsumsi tapi dalam proses penyembelihan pemeriksaannya harus lebih ketat," tungkasnya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Lebih jauh, Wahyudi meminta peternak untuk melapor ke pihaknya jika menemukan hewan ternak mereka memiliki ciri-ciri terkena PMK seperti luka seperti sariawan pada mulut, lidah, gusi dan air liur berlebih, mengalami kepincangan terdapat luka pada kuku kaki, sering berbaring dan demam tinggi.

"Apabila ditemukan hewan ternak dengan ciri-ciri demikian itu, segera laporkan ke hotline Disnakeswan Lamongan di nomor 081216768517," papar Wahyudi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.