Selasa, 28 Jul 2026 05:17 WIB

Polisi Temukan Tiga KTP Pemilik Bom di Bangil Pasuruan

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Jul 2018 20:15 WIB
Wajah terduga dan tiga identitas berbeda yang dimilikinya. (Istimewa).
Wajah terduga dan tiga identitas berbeda yang dimilikinya. (Istimewa).

jatimnow.com - Polisi terus melakukan penyelidikan kasus ledakan bom di sebuah rumah di Jalan Pepaya, Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan. Polisi juga terus memburu keberadaan terduga pemilik bom, yang mengontrak rumah tersebut.

Hingga Kamis (5/7/2018) pukul 19.00 WIB, terduga pemilik bom yang meledak tersebut belum tertangkap setelah kabur usai bom di rumahnya meledak.

Baca Juga: 4 Fakta Penemuan Bom Udara di Blitar: Berbobot 100 Kg, Dipastikan Masih Aktif

Temuan mengejutkan, terduga yang kabur tersebut ternyata memiliki tiga identitas dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbeda.

Baca juga: Video: 3 Kali Suara Ledakan Bom di Rumah Kontrakan di Bangil Pasuruan

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkannya. "Informasi dari Kapolres (Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono) memang seperti itu. Ada tiga KTP milik terduga yang ditemukan," katanya.

Sementara, dari informasi yang didapat jatimnow.com di lapangan menyebut, tiga KTP milik terduga itu antara lain bernama Ahmad Muslim dengan alamat Desa Tlogomas, Kec. Lowokwaru, Kota Malang.

Baca Juga: Polres Pasuruan Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Tutur

Kemudian pada KTP kedua tertera nama Abdullah dengan alamat Desa Dayah Lampoh Awe, Kec. Simpang Tiga, Kab. Pidie, Provinsi Aceh.

Baca juga: Ada Pria Membawa Tas Ransel Keluar Rumah usai Ledakan di Bangil

Sedangkan identitas ketiga terduga bernama Anwardi beralamatkan di Desa Karang Tanjung, Kec. Serang Banten, Kab. Pendeglang, Provinsi Banten. "Banten inilah dugaan terkuat terduga berasal," beber Barung.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan

Belum diketahui pasti, fotokopian KTP itu dikopi dari KTP asli atau tidak. Yang jelas, pada tiga KTP itu, foto terduga yang terpasang sama persis (satu foto). Dan, dalam tiga KTP itu, NIK (nomor induk kependudukan) serta tempat/tanggal lahir terduga, berbeda.

"Kami masih bekerja untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga. Sedangkan istri terduga, tengah kami periksa intensif," tutup Barung.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.