Kamis, 11 Jun 2026 16:32 WIB

Bom Bangil, Pria Pembawa Ransel Berjalan Santai Meski Diteriaki Warga

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Jul 2018 17:23 WIB
Pria yang membawa ransel
Pria yang membawa ransel

jatimnow.com - Usai ledakan 3 kali di sebuah rumah di Jalan Pepaya, Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan, diketahui ada seorang pria memakai tas ransel masuk ke dalam rumah tersebut.

Ia bahkan terlihat berjalan santai, meski beberapa warga di belakangnya berupaya mengikutinya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dari video amatir warga berdurasi 38 detik yang diterima jatimnow.com, teriakan warga mewarnai masuknya pria tersebut ke dalam rumah tempat ledakan terjadi. Dalam video itu terakam, pria itu memakai celana training panjang, jaket coklat, sepatu hitam, helm hitam dan tas ransel hitam merah.

Baca juga: Kejar Pelaku, Polisi Nyaris Jadi Korban Pelemparan Bom Bangil

Warga yang berkerumun setelah ledakan terjadi akhirnya berteriak karena panik. "Ati-ati mburi. Ati-hati rek. He, tase mburi ono bom e engko. Lewat mburi, lewat mburi (hati-hati belakang. Hati-hati rek. Hey, tasnya belakang nanti ada bomnya. Lewat belakang, lewat belakang)," teriak seorang perempuan dalam video itu.

Saat warga mencoba mengikuti pria itu dari jauh, pria itu terus berjalan dan masuk melalui pintu rumah bagian samping. Setelah pria itu masuk, warga terlihat menutup pintu itu.

Baca juga: Video: 3 Kali Suara Ledakan Bom di Rumah Kontrakan di Bangil Pasuruan

Apakah pria itu sosok Abdullah alias Awardi, kepala keluarga yang mengontrak rumah itu? Semuanya masih misterius.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Pria yang membawa ransel memasuki rumah.

Sebelumnya, ledakan itu mengakibatkan seorang anak berumur 6 tahun luka parah. Anak itu diketahui sebagai anak Abdullah dan Dina Rohana. Abdullah merupakan pria asal Aceh yang sudah menempati rumah itu selama 2 tahun. Rumah itu sendiri adalah milik Saprani.

Usai meledak Kamis (5/7/2018) sekitar pukul 11.30 WIB, Abdullah belum ditemukan karena diduga kabur. Sementara Dina istrinya sudah diamankan. Dan anaknya masih dirawat intensif di rumah sakit karena luka parah.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Kami sedang melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan (Abdullah, red)," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Barung menambahkan, satu orang pria yang membawa ransel itu akhirnya keluar rumah dengan tergesa-gesa. Dan kembali terjadi ledakan yang mengakibatkan anak berumur 6 tahun terluka parah.

"Kami masih melakukan identifikasi dan penyelidikan," pungkas Barung.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.