Selasa, 28 Jul 2026 05:16 WIB

Bom Bangil, Pria Pembawa Ransel Berjalan Santai Meski Diteriaki Warga

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Jul 2018 17:23 WIB
Pria yang membawa ransel
Pria yang membawa ransel

jatimnow.com - Usai ledakan 3 kali di sebuah rumah di Jalan Pepaya, Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan, diketahui ada seorang pria memakai tas ransel masuk ke dalam rumah tersebut.

Ia bahkan terlihat berjalan santai, meski beberapa warga di belakangnya berupaya mengikutinya.

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

Dari video amatir warga berdurasi 38 detik yang diterima jatimnow.com, teriakan warga mewarnai masuknya pria tersebut ke dalam rumah tempat ledakan terjadi. Dalam video itu terakam, pria itu memakai celana training panjang, jaket coklat, sepatu hitam, helm hitam dan tas ransel hitam merah.

Baca juga: Kejar Pelaku, Polisi Nyaris Jadi Korban Pelemparan Bom Bangil

Warga yang berkerumun setelah ledakan terjadi akhirnya berteriak karena panik. "Ati-ati mburi. Ati-hati rek. He, tase mburi ono bom e engko. Lewat mburi, lewat mburi (hati-hati belakang. Hati-hati rek. Hey, tasnya belakang nanti ada bomnya. Lewat belakang, lewat belakang)," teriak seorang perempuan dalam video itu.

Saat warga mencoba mengikuti pria itu dari jauh, pria itu terus berjalan dan masuk melalui pintu rumah bagian samping. Setelah pria itu masuk, warga terlihat menutup pintu itu.

Baca juga: Video: 3 Kali Suara Ledakan Bom di Rumah Kontrakan di Bangil Pasuruan

Apakah pria itu sosok Abdullah alias Awardi, kepala keluarga yang mengontrak rumah itu? Semuanya masih misterius.

Baca Juga: 4 Fakta Penemuan Bom Udara di Blitar: Berbobot 100 Kg, Dipastikan Masih Aktif

Pria yang membawa ransel memasuki rumah.

Sebelumnya, ledakan itu mengakibatkan seorang anak berumur 6 tahun luka parah. Anak itu diketahui sebagai anak Abdullah dan Dina Rohana. Abdullah merupakan pria asal Aceh yang sudah menempati rumah itu selama 2 tahun. Rumah itu sendiri adalah milik Saprani.

Usai meledak Kamis (5/7/2018) sekitar pukul 11.30 WIB, Abdullah belum ditemukan karena diduga kabur. Sementara Dina istrinya sudah diamankan. Dan anaknya masih dirawat intensif di rumah sakit karena luka parah.

Baca Juga: Kasus Catatan Sipil Endang Dibuka Lagi, Polda Jatim Gelar Perkara Khusus

"Kami sedang melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan (Abdullah, red)," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Barung menambahkan, satu orang pria yang membawa ransel itu akhirnya keluar rumah dengan tergesa-gesa. Dan kembali terjadi ledakan yang mengakibatkan anak berumur 6 tahun terluka parah.

"Kami masih melakukan identifikasi dan penyelidikan," pungkas Barung.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.