Jumat, 12 Jun 2026 19:21 WIB

Mas Dhito Minta Dispertabun Cek Penyebab Turunnya Lahan Pertanian Rosella

Mas Dito menyerahkan bantuan UMKM di Kabupaten Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dito menyerahkan bantuan UMKM di Kabupaten Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) untuk mengecek penyebab penurunan luasan lahan Rosella di Lereng Gunung Wilis.

Hal itu menindaklanjuti laporan Rinawati, pelaku UMKM olahan rosella, saat penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bagi pelaku UMKM Kabupaten Kediri di Pendopo Panjalu Jayati, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Rinawati mengeluhkan adanya penurunan jumlah petani dan produksi rosella akibat berkurangnya lahan pertanian hingga mencapai 75 persen. Kondisi ini menyebabkan produsen olahan rosella ini kekurangan bahan baku.

“Pemerintah bisa memberikan arahan ataupun usulan kepada petani dan menjanjikan harga yang bagus sehingga pasokan rosella kembali stabil,” tutur Rinawati pasa Mas Dhito, sapaan akrab bupati.

Mas Dhito berjanji akan memberikan solusi terkait permasalahan tersebut dengan menerjunkan Dispertabun untuk melakukan kajian terjadinya penurunan luasan lahan pertanian rosella.

“Tolong diteruskan ke Pak Anang selaku Kepala Dispertabun. Kita harus bertahan dan tidak mengurangi kapasitas (produksi rosela),” terang Mas Dhito.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini juga menyerahkan bantuan alat produksi yang dapat mendorong pengembangan UMKM.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

“BUMD harus hadir di tengah kesulitan masyarakat, maka kita minta BUMD ini mengeluarkan CSR untuk pelaku UMKM,” kata Mas Dhito.

Meski demikian, kata Mas Dhito, masih perlu realisasi bantuan lagi untuk sekitar 290 pelaku UMKM yang belum menerima. Pemerintah Kabupaten Kediri akan terus berupaya memberikan bantuan termasuk yang bersumber dari CSR perusahaan swasta.

“Nanti tentunya kita akan carikan lagi dananya dari CSR-CSR perusahaan swasta,” tandasnya.

Terpisah, pelaksana tugas (Plt) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri, Mamiek Amiyati menyebutkan bantuan tersebut tidak terbatas pada produk UMKM tertentu.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

“Tidak ada mayoritas UMKM, 66 bantuan alat ini untuk berbagai UMKM,” katanya.

Bantuan alat ini, kata Mamiek, untuk mendorong pelaku UMKM agar bisa berkembang. Terlebih momentum menjelang lebaran kali ini tidak adanya pembatasan sehingga mempengaruhi penjualan UMKM yang harus ditingkatkan produktivitas dan penjualannya.

(ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.