Rabu, 10 Jun 2026 13:14 WIB

Mengintip Kesiapan RSUD dr Soegiri Lamongan Jadi RS Pendidikan

Tim Visitasi Kemenkes RI saat meninjau kesiapan RSUD dr Soegiri Lamongan untuk menjadi RS Pendidikan (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Tim Visitasi Kemenkes RI saat meninjau kesiapan RSUD dr Soegiri Lamongan untuk menjadi RS Pendidikan (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Setelah tiga tahun lebih menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, RSUD dr Soegiri Lamongan kini bakal ditetapkan sebagai Rumah Sakit (RS) Pendidikan.

Dalam peninjauannya, Tim Visitasi Kementarian Kesehatan (Kemenkes) RI yang diketuai dr. Else Mutiara Sihotang melakukan pemeriksaan ulang, pemeriksaan silang dan wawancara untuk kemudian diperoleh hasil penilaian akhir dan dilaporkan kepada Tim Akreditasi RS.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Setelah itu, tim ini akan melakukan rapat penentuan kelayakan dari hasil visitasi, disampaikan hasil rekomendasi penetapan hingga akhirnya ditetapkan Kemenkes RI sebagai RS Pendidikan.

Menurut dr. Else, untuk dapat ditetapkan sebagai RS Pendidikan, ada 5 standar yang harus dipenuhi mengacu pada Word Federation of Medical Education (WFME).

"Harapannya proses ini berjalan dengan baik, sehingga RSUD Soegiri bisa menjadi tempat co-ass yang baik untuk para dokter muda," ungkap dr Else, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Lima standar ini meliputi standar visi, misi, komitmen dan persyaratan; standar manajemen dan administrasi; standar sumber daya manusia untuk program pendidikan klinik; standar penunjang pendidikan serta standar perancangan dan pelaksanaan program pendidikan klinis yang berkualitas.

"Saya menyampaikan arahan dari pimpinan, bahwa RS pendidikan memiliki tiga fungsi yakni pelayanan, pendidikan dan penelitian. Kami harapkan fungsi ketiga yakni penelitian ini bisa dilakukan. Kami juga minta dukungan untuk Pak Bupati yang kali ini hadir dalam kegiatan," ucap dr. Else.

Sementara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau Pak Yes berharap, dengan status Lamongan level 1 dan setelah diterimanya penghargaan perencanaan pembangunan daerah terbaik di Jatim, ini akan menjadi dorongan, spirit dan energi bagi pembangunan khususnya di bidang kesehatan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Kami yakin bahwa dengan predikat sebagai RS Pendidikan nantinya pada RSUD Soegiri, ini akan menjadi dorongan dan kebangkitan untuk memberikan kualitas yang lebih baik lagi," terang Pak Yes.

Menanggapi arahan yang disampaikan dr. Elsa, Pak Yes menekankan agar RSUD selain melaksanakan fungsi pendidikan dan pelayanan, juga mampu melaksanakan fungsi penelitian.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.