Sabtu, 13 Jun 2026 01:21 WIB

Berkenalan dengan Joni dan Compreng, Sapi Tunggang Milik Cak Sudir di Mojokerto

Cak Sudir saat berkeliling dengan sapi tunggang kesayangannya. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Cak Sudir saat berkeliling dengan sapi tunggang kesayangannya. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Dua ekor sapi Ongole terlihat melintas di Dusun Suru Kidul, Desa Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Minggu (6/3/2022). Hewan berbadan besar itu ditunggangi warga layaknya hewan tunggangan seperti kuda.

Sapi tunggang jenis Ongole adalah hasil persilangan antara pejantan sapi Sumba Ongole (SO) dengan sapi betina Jawa berwarna putih. Hewan yang dijinakkan selama beberapa bulan tersebut ditunggangi Cak Sudir di jalan raya Mojokerto-Gresik hingga ke hutan Dawarblandong.

Baca Juga: 732 Tumpeng Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

Joni dan Compreng, nama sapi tunggang itu berbobot 400 dan 320 kilogram. Cak Sudir mengatakan, dua sapi miliknya sering diajaknya berjalan-jalan ke warung kopi favoritnya. Uniknya, Joni dan Compreng justru mengamuk jika tidak diajak berkeliling.

"Kalau gak diajak jalan-jalan protes malah. Kaya ngamuk gitu, tali tambangnya ditarik-tarik pas malam. Terus ngeluari suara keras, tanda dia minta keliling. Mau gak mau tetap jalan," ujar Cak Sudir.

Sebelum ditunggangi, Joni dan Compreng dilengkapi pelana dan aksesoris lainnya. Dua sapi ini, lanjut Cak Sudir, pernah mengikuti kontes di pasar hewan Balongpanggang, Gresik pada awal Maret 2022 lalu.

"Sebelumnya ya harus dipasang dulu aksesorisnya, biar gak sakit pas ditunggangi. Biar gagah juga, sama kaya kuda gitu. Cuman ini kaki Joni sama Compreng belum saya kasih pelana," kata Sudirman, sambil melepas senyum.

Baca Juga: 5 Cara Baru Nikmati Liburan: Berpetualang Antimainstream

Cak Sudir saat mengajak Joni dan Compreng berkeliling desa.Cak Sudir saat mengajak Joni dan Compreng berkeliling desa.

Suami dari Sulastri ini mengurai, tidak ada kesulitan dalam merawat sapi tunggang. Untuk pakannya, sapi cukup diberi konsentrat tiga kali sehari dan juga dimandikan.

Pria yang sudah hampir 14 tahun berkecimpung di dunia perawatan sapi tersebut menambahkan, pentingnya sentuhan emosional saat berinteraksi dengan sapi tunggang. Cak Sudir biasa membelai sapi tunggangnya setiap hari pada pukul 21.00 WIB sebelum beristirahat.

Baca Juga: Pria Ponorogo Bisnis Koi Raup Omzet Rp5 Juta Sehari, Belajar ke Jepang

"Kaya anak gitulah, malam sebelum istirahat pasti saya elus-elus dulu. Semuanya dari hati, ini saya masih usaha supaya bisa naik dari arah kepalanya. Tinggal itu saja yang belum," tukasnya.

Meski banyak yang berusaha membeli Joni dengan harga tinggi, Cak Sudir menegaskan tak akan menjual sapi kesayangannya. Seorang pengendara yang ditemuinya di Jalan Mojokerto-Gresikm pernah menawar seharga Rp35 juta dan langsung ditolaknya. Meski demikian, ia tak menutup kemungkinan akan menyediakan jasa menunggang sapi di tempat tinggalnya.

"Sempat ada yang nawar. Mau dibeli, pas saya ajak jalan-jalan. Ada mobil HRV berhenti, terus ngajak ngopi sambil nawar. Tapi tetap saya gak kasih. Gimana yah, ini kesayangan saya. Apalagi baru ikut kontes satu tahunan ini," tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.