Selasa, 28 Jul 2026 04:54 WIB

Terlalu! Kawasan Heritage di Kota Gresik Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Kepala DPKP Kabupaten Gresik Ida Lailatus Sa'diyah saat melakukan survei lokasi yang jadi sasaran aksi vandalisme (Foto-foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Kepala DPKP Kabupaten Gresik Ida Lailatus Sa'diyah saat melakukan survei lokasi yang jadi sasaran aksi vandalisme (Foto-foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Gresik - Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Gresik Ida Lailatus Sa'diyah mengaku prihatin atas aksi vandalisme yang terjadi di wilayahnya.

Terbaru, aksi 'tangan jahil' yang tidak bertanggungjawab tersebut terjadi di Kawasan Pecinan, Jalan Setia Budi, Kota Gresik.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Kawasan yang jadi sasaran vandalisme itu baru saja dipoles agar terlihat eksotik dan artistik. Paving jalan dan lampu penerangan dengan hiasan ornamen khas Tionghoa ditata, karena jalan itu merupakan akses menuju Klenteng Kim Hin Kiong, klenteng tertua di Pulau Jawa.

"Kawasan tersebut adalah kawasan heritage Kota Gresik. Dan pemerintah sedang berupaya menata kawasan itu melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) agar menjadi kawasan yang memiliki nilai lebih," terang Ida saat meninjau lokasi yang menjadi tempat vandalisme, Jumat (4/3/2022).

Kehadiran Ida kali ini untuk melakukan survei ke tembok-tembok rumah warga di sekitar Klenteng Kim Hin Kiong yang menjadi sasaran vandalisme. Hasil survei ini kemudian didata untuk kemudian dilakukan restorasi dengan melakukan pengecatan kembali.

Salah satu sudut kampung Pecinan Gresik yang menjadi sasaran aksi vandalismeSalah satu sudut kampung Pecinan Gresik yang menjadi sasaran aksi vandalisme

"Minggu ini masih kita data. Setelah itu kami akan berkoordinasi dengan pemilik rumah untuk dilakukan pengecatan," ucapnya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Ida menambahkan, sebelum melakukan restorasi pengecatan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.

"Tapi rencana tersebut akan kita sosialisasi dulu dengan warga yang tembok rumahnya menjadi tempat vandalisme," ujar dia.

Soal pelaku vandalisme, Ida berharap ada wadah seperti sanggar atau komunitas yang dapat menampung dan mengarahkan para pelaku vandalisme tersebut agar tidak lagi melakukan aksi corat coret di jalanan secara liar.

Menurut Ida, potensi mereka justru bisa menjadi kegiataan yang positif seperti melakukan mural untuk menghias kafe, kios atau sebuah kantor.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Sedang untuk menekan aksi vandalisme, Ida berharap nantinya ada perda yang dapat memberikan sanksi bagi perlaku vandalisme. Hal itu dirasa perlu agar para pelaku vandalisme bisa jera. Sementara untuk melakukan pengawasan juga dibutuhkan CCTV.

Sementara Kepala Satpol PP Pemkab Gresik Suprapto menegaskan jika pihaknya akan meningkatkan pengawasan, khususnya di kawasan yang masuk program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang salah satunya adalah kawasan Klenteng Kim Hin Kiong.

"Apabila ada masyarakat tahu pelaku vandalisme harap segera diinfokan ke petugas kami terdekat di pos jaga pendopo alun-alun," ucap Suprapto.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.