Sabtu, 13 Jun 2026 07:39 WIB

Cerita Unik Pertemanan 'Sincan' dan Balqis di Mojokerto

Balqis dan Sincan bermain bersama di rumah Desa Japan, Sooko, Mojokerto. (Foto: Nor for jatimnow.com)
Balqis dan Sincan bermain bersama di rumah Desa Japan, Sooko, Mojokerto. (Foto: Nor for jatimnow.com)

Mojokerto - Tangan mungil Zahirah Balqis Kurnia tak henti membelai Sincan yang disapanya selepas sekolah. Bocah SD Kranggan, Kota Mojokerto itu begitu akrab dengan si hitam kelam kesayangannya.

Sincan adalah burung jalak kebo berbulu hitam dengan sedikit bagian putih. Meski terlihat seram lantaran jalak identik dengan hal mistis, Balqis tak pernah terlihat was-was saat bermain dengan Sincan.

Baca Juga: 732 Tumpeng Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

Sincan disebut Kurnia Yuniawan, ayah Balqis, sebagai hewan jinak. Suami Shinta Sari itu telah merawat Sincan sedari kecil. Warga Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, Sincan adalah satu dari ratusan hewan peliharaannya yang paling disayang oleh putrinya itu.

Keakraban Balqis dan Sincan terlihat saat bocah manis itu pulang sekolah. Ia langsung mendekati sangkar Sincan dan membuka pintunya. Sincan dengan lincah bertengger di pundak dan tangan Balqis layaknya mencari perhatian. Keduanya bermain dan tak jarang Sincan mengikuti Balqis kemana pun.

"Sincan.. Sincan..," panggil Balqis pada burung kesayangannya.

Perteanan Balqis dan burung jalak kebo bernama Sincan.Perteanan Balqis dan burung jalak kebo bernama Sincan.

Baca Juga: 5 Cara Baru Nikmati Liburan: Berpetualang Antimainstream

Uniknya, mendengar namanya dipanggil, burung bermata tajam itu langsung terbang mendekati empunya suara. Keduanya lantas jalan-jalan bersepeda keliling perumahan.

"Jalak kebo dari kecil sampai besar dimandikan dan diberi makan diajak main sama teman-teman lain ke sawah dan naik sepeda juga. Dibelikan sama ayah, gak takut karena burungnya jinak," kata Balqis, Jumat (4/3/2022).

Kurnia Yuniawan menambahkan, dirinya memang pecinta dan pelatih burung kicau di Mojokerto. Anaknya itu sudah terlihat memiliki bakat menyayangi binatang terutama burung sejak masih kecil.

Baca Juga: Pria Ponorogo Bisnis Koi Raup Omzet Rp5 Juta Sehari, Belajar ke Jepang

"Sebetulnya kita itu senang binatang apalagi burung, anak itu punya bakat terpendam lihat burung-burung peliharaan ayahnya dan akhirnya teman ada yang punya, kita beli 1 dari kecil telaten merawat dari pagi, siang dan sore akhirnya jinak ke anak saya," ungkapnya.

Keunikan Sincan pernah menarik perhatian salah seorang yang beniat membelinya. Saat itu si jalak kebo ditawar lebih dari Rp1 juta. Tapi karena Balqis sangat menyayangi Sincan, Kurnia tak tega menjual burung tersebut.

"Tetap tergantung anak saya karena dia sayang burung itu. Sudah ada yang menjadikan status, ada yang inbox (di sosmed) dan sudah ditawar satu juta lebih," pungkas Kurnia.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.