Selasa, 28 Jul 2026 21:16 WIB

Cerita Unik Pertemanan 'Sincan' dan Balqis di Mojokerto

Balqis dan Sincan bermain bersama di rumah Desa Japan, Sooko, Mojokerto. (Foto: Nor for jatimnow.com)
Balqis dan Sincan bermain bersama di rumah Desa Japan, Sooko, Mojokerto. (Foto: Nor for jatimnow.com)

Mojokerto - Tangan mungil Zahirah Balqis Kurnia tak henti membelai Sincan yang disapanya selepas sekolah. Bocah SD Kranggan, Kota Mojokerto itu begitu akrab dengan si hitam kelam kesayangannya.

Sincan adalah burung jalak kebo berbulu hitam dengan sedikit bagian putih. Meski terlihat seram lantaran jalak identik dengan hal mistis, Balqis tak pernah terlihat was-was saat bermain dengan Sincan.

Baca Juga: 732 Tumpeng Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

Sincan disebut Kurnia Yuniawan, ayah Balqis, sebagai hewan jinak. Suami Shinta Sari itu telah merawat Sincan sedari kecil. Warga Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, Sincan adalah satu dari ratusan hewan peliharaannya yang paling disayang oleh putrinya itu.

Keakraban Balqis dan Sincan terlihat saat bocah manis itu pulang sekolah. Ia langsung mendekati sangkar Sincan dan membuka pintunya. Sincan dengan lincah bertengger di pundak dan tangan Balqis layaknya mencari perhatian. Keduanya bermain dan tak jarang Sincan mengikuti Balqis kemana pun.

"Sincan.. Sincan..," panggil Balqis pada burung kesayangannya.

Perteanan Balqis dan burung jalak kebo bernama Sincan.Perteanan Balqis dan burung jalak kebo bernama Sincan.

Baca Juga: 5 Cara Baru Nikmati Liburan: Berpetualang Antimainstream

Uniknya, mendengar namanya dipanggil, burung bermata tajam itu langsung terbang mendekati empunya suara. Keduanya lantas jalan-jalan bersepeda keliling perumahan.

"Jalak kebo dari kecil sampai besar dimandikan dan diberi makan diajak main sama teman-teman lain ke sawah dan naik sepeda juga. Dibelikan sama ayah, gak takut karena burungnya jinak," kata Balqis, Jumat (4/3/2022).

Kurnia Yuniawan menambahkan, dirinya memang pecinta dan pelatih burung kicau di Mojokerto. Anaknya itu sudah terlihat memiliki bakat menyayangi binatang terutama burung sejak masih kecil.

Baca Juga: Pria Ponorogo Bisnis Koi Raup Omzet Rp5 Juta Sehari, Belajar ke Jepang

"Sebetulnya kita itu senang binatang apalagi burung, anak itu punya bakat terpendam lihat burung-burung peliharaan ayahnya dan akhirnya teman ada yang punya, kita beli 1 dari kecil telaten merawat dari pagi, siang dan sore akhirnya jinak ke anak saya," ungkapnya.

Keunikan Sincan pernah menarik perhatian salah seorang yang beniat membelinya. Saat itu si jalak kebo ditawar lebih dari Rp1 juta. Tapi karena Balqis sangat menyayangi Sincan, Kurnia tak tega menjual burung tersebut.

"Tetap tergantung anak saya karena dia sayang burung itu. Sudah ada yang menjadikan status, ada yang inbox (di sosmed) dan sudah ditawar satu juta lebih," pungkas Kurnia.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.