Selasa, 28 Jul 2026 09:44 WIB

Khofifah Warning Produsen dan Distributor Agar Tak Menimbun Minyak Goreng

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau operasi pasar di Kota Blitar (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau operasi pasar di Kota Blitar (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

Blitar - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan peringatan atau warning agar para produsen dan distributor tidak melakukan penimbunan minyak goreng.

Tujuannya agar pelaku-pelaku tersebut menghindari upaya penimbunan bahan pokok yang mulai langka. Kelangkaan minyak goreng di Jatim membuat Khofifah heran. Mengingat kebutuhan minyak goreng di Jatim per bulannya 59 ribu ton, sedangkan produksinya mencapai 63 ribu ton, sehingga semestinya surplus setiap bulannya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

"Dari Bumi Bung Karno ini, saya panggil jiwa nasionalisme kepada seluruh pelaku industri minyak goreng. Kalau kita cinta Merah Putih, cinta NKRI, tolong segera distribusikan stok minyak goreng ke masyarakat. Jangan ada yang ditahan pasokannya," ujar Khofifah dalam keterangan resmi yang diterima jatimnow.com, Rabu (2/3/2022).

Khofifah menegaskan, dirinya bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya telah berkeliling ke pabrik produsen minyak goreng.

Dari kunjungan itu, produsen atau pabrik minyak goreng mengaku produksinya tidak mengalami perubahan. Namun kelangkaan minyak goreng tetap terjadi di pasar.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

"Kalau produksinya tidak berubah, tidak berkurang, kenapa barangnya menjadi langka. Mari kita panggil jiwa nasionalisme dengan membantu masyarakat agar minyak goreng sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) mudah didapat," tutur dia.

"Saya mohon kepada pelaku usaha yang terkait rantai pasok minyak goreng agar segera menyalurkan minyak goreng lebih cepat. Jangan ditunda atau malah ditahan. Kasihan masyarakat umum yang betul-betul membutuhkan. Tolong, sekali lagi tunjukkan jiwa nasionalisme," sambungnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur serta pemkab dan pemkot terus menggencarkan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di seluruh wilayah mereka.

Operasi pasar tersebut ditujukan untuk masyarakat umum atau konsumen akhir yang saat ini kesulitan memperoleh minyak goreng karena langka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.