Minggu, 07 Jun 2026 00:41 WIB

PPKM Level 3, Pemkab Jombang Aktifkan Kampung Tangguh

ilustrasi
ilustrasi

Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mengaktifkan kembali kampung tangguh setelah masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Kebijakan itu diatur pada surat edaran nomor 100/415.10.3.1/2022 tentang penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Jombang. Diatur agar camat agar memfasilitasi kepala desa untuk menghidupkan kembali kampung tangguh dalam penanggulangan dan penanganan Covid-19.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

Sekda Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengatakan, kampung tangguh akan diaktifkan kembali seiring dengan tambahan kasus yang semakin meningkat.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran terkait dengan penanganan Covid-19. Jadi memang untuk penanganan covid akan mengaktifkan kembali kampung tangguh," kata Agus, Jumat (25/2/2022).

Ia menambahkan, sekolah, pabrik dan pasar tangguh juga akan kembali diaktifkan melalui OPD (Organisasi Perangkat Daerah) masing-masing.

Surat edaran juga sudah membahas terkait penerapan kegiatan masyarakat dan kegiatan usaha. Kami mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi menjelaskan, kebijakan yang dibuat pemerintah hanya sebatas seremonial saja.

"Adanya surat edaran untuk kembali mengaktifkan kampung tangguh saya belum tahu. Saya malah baru tahu. Seharusnya pemkab tidak latah dalam membuat kebijakan. Kasus baru kembali diaktifkan lagi kampung tangguh. Apa kabar nanti apabila sudah reda," ungkapnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Menurut Erwin, kampung tangguh ini harus berjalan dengan baik, meski tidak ada kasus Covid-19. Tentu hal ini harus mendapat dukungan dari pemerintah.

”Jadi tidak pas hanya naik saja diaktifkan kembali. Tapi bagaimana kampung tangguh ini bisa terus berjalan," tegasnya.

Surat pengaktifan kampung tangguh di Kabupaten Jombang. (Foto: Elok for jatimnow.com)Surat pengaktifan kampung tangguh di Kabupaten Jombang. (Foto: Elok for jatimnow.com)

Erwin menjelaskan, kampung tangguh harusnya tidak hanya untuk Covid-19. Akan tetapi untuk lainnya seperti untuk perkuat perekonomian, kesehatan dan lain sebagainya.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

”Seperti kemarin waktu tidak ada kasus seakan kampung tangguh dihilangkan meski tidak ada pemberitahuan. Padahal kampung tangguh ini juga tidak hanya untuk Covid-19 saja. Bisa untuk penanganan DBD juga,” katanya.

Sedangkan, terkait anggaran sendiri ini juga masih belum dari mana. Terlebih lagi anggaran DD masih belum cair. ”Dalam peraturan juga DD yang dicairkan 40 persen itu untuk BLT DD terlebih dahulu,” tegasnya.

Dikatakannya, apabila memang kampung tangguh ini hanya untuk seremonial saja. Maka pasti akan berjalan. ”Kalau hanya untuk seremonial cukup beli banner saja dua. Seperti tahun kemarin hanya diganti tahun,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.