Rabu, 10 Jun 2026 08:53 WIB

Warga Bubutan Curhat Soal Banjir, Minta Perbaikan Jalan hingga Fogging

Sekretaris Komisi A Budi Leksono saat menggelar Reses di Kelurahan Gundih, Bubutan, Surabaya. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Sekretaris Komisi A Budi Leksono saat menggelar Reses di Kelurahan Gundih, Bubutan, Surabaya. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Sekretaris Komisi A Budi Leksono dicurhati warga soal banjir tahunan di Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Keluhan disampaikan warga saat Budi menggelar masa sidang reses di tahun pertama 2022, Kamis (17/2/2022) malam.

Seringnya banjir di kawasan tersebut akibat saluran air yang mulai dangkal dan menyempit. Warga juga mengusulkan agar jalanan kampung ditinggikan.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

"Beberapa poin kita catat, nanti akan kita sampaikan kepada Pemerintah Kota Surabaya, salah satunya mereka minta peninggian jalan, karena sering banjir di sini," ujar Buleks sapaan akrabnya, Jumat (18/2/2022).

Banjir di kawasan Gundih, sebut warga, sering kali terjadi saat hujan lebat mengguyur Kota Pahlawan. Padahal tak sekali saja mereka melakukan kerja bakti sebagai antisipasinya. Namun karena daya tampung gorong-gorong yang minim tetap membuat air meluber dan menggenangi jalan.

"Saya melihat memang butuh peremajaan," imbuh Buleks.

Kondisi diperparah dengan adanya warga yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga mengaku sudah mengusulkan untuk dilakukan fogging di kawasan setempat.

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

"Ada dua yang sudah terkena DBD, orang tuanya langsung yang wadul ke saya. Katanya sudah usul ke Puskesmas untuk fogging, tapi kata Puskesmas belum bisa dilakukan karena takut dengan Omicron," lanjut Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPC PDIP Surabaya tersebut.

Untuk menanggulangi kasus DBD, Buleks berjanji akan secepatnya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPB Linmas Surabaya.

Di sisi lain, saat reses ada temuan bahwa warga Gundih hingga kini masih kebingungan dalam proses pembuatan akta kelahiran.

Baca Juga: Cara Politisi Gerindra Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Ojol Moment Idul Adha

"Mumpung Pemkot ngasih kelonggaran, segera urus ke RT atau Kelurahan, itu bisa dilakukan secara online, nama programnya 'Kalimasada' Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk," katanya.

Terkait aduan warga yang anaknya ditarik biaya oleh sekolah, lanjut Buleks, pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

"Beberapa warga semalam juga sambat kalau ditarik biaya untuk anaknya yang masih duduk di SD/SMP, ini janggal sekali, kita akan tinjau ke lokasi secepatnya," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.