Minggu, 26 Jul 2026 07:29 WIB

Waspada Gelombang Tinggi di Surabaya, Pemkot Diminta Terjunkan Satgas

Anggota Komisi A Josiah Michael (kanan) bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kiri).(Foto: Dok pribadi)
Anggota Komisi A Josiah Michael (kanan) bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kiri).(Foto: Dok pribadi)

Surabaya - Gelombang tinggi mengancam kawasan pesisir kota Surabaya. Komisi A DPRD Surabaya Josiah Michael meminta Pemkot untuk menyiapkan Satgas kebencanaan standby di lokasi.

"Pemkot terjunkan Satgas, dampingi masyarakat di kawasan pesisir, latih mereka dengan aksi tanggap bencana," ujarnya, Senin (17/1/2022).

Baca Juga: Kinerja Lurah dan Camat di Surabaya Menurut DPRD

Menurutnya, rambu-rambu yang terangkan oleh balai kebencanaan telah didengar dan tersebar di tengah masyarakat. Namun, tak semuanya pandai melakukan aksi tanggap bencana.

"Warningnya sudah bagus, masyarakat paham kapan waktu harus bersiaga. Tapi nggak semuanya melek teknologi dan media sosial, apalagi aksi penyelamatan," tegasnya.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Menurutnya, antisipasi kebencanaan tersebut bisa diantisipasi dengan pengembalian ruang hijau di Surabaya, khususnya perluasan hutan. Khususnya di musim hujan ketika intensitas curah tinggi selalu terjadi banjir.

"Saat ini luas hutan kota baru mencapai 306,35 hektare. Sementara pemkot berjanji akan membangun 3.300 hektare dalam 10 tahun sejak disahkannya Perda no 15 Tahun 2014 hutan kota. Capaian ini masih jauh dari target," katanya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap Alasan Intens Sidak di Lapangan

Ia berharap Rencana Kerja (Renja) ini bisa segera dikebut oleh Pemkot Surabaya. Ketua Bapemperda DPRD Surabaya itu menyebut peluasan kawasan hutan di Surabaya sangat penting untuk mengurai populasi sekaligus menjadi resapan air secara alami.

"Kami akan terus mengawal komitmen Pemkot Surabaya untuk mengurangi emisi karbon dan peningkatan suhu udara, apalagi kota Surabaya makin lama makin panas, makin tinggi suhunya. Selain itu dapat berfungsi juga sebagai resapan untuk mencegah banjir. Kita libatkan masyarakat agar pembangunan hutan kota berhasil," jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.