Senin, 27 Jul 2026 02:57 WIB

Sederet Program Pemkab Lamongan untuk Tuntaskan Stunting

Ketua TP PKK Lamongan, Anis Yuhronur Efendi dalam acara Pencanangan Desa Pilot Project Pelaksanaan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Foto: Humas Pemkab Lamongan)
Ketua TP PKK Lamongan, Anis Yuhronur Efendi dalam acara Pencanangan Desa Pilot Project Pelaksanaan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Foto: Humas Pemkab Lamongan)

Lamongan - Stunting telah lama menjadi isu prioritas nasional tak terkecuali di Lamongan. Di bawah komando Bupati Yuhronur Efendi, penuntasan stunting masuk dalam misi II RPJMD Kabupaten Lamongan untuk segera diatasi.

Pemkab Lamongan bahkan menciptakan ekosistem dalam penuntasan stunting. Hubungan timbal balik itu diwujudkan melalui program kerja peduli stunting, peduli lingkungan, peduli ibu dan anak serta peduli hidup bersih dan sehat yang dimotori TP PKK melalui dinas kesehatan.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Bupati Yuhronur Efendi yang akrab dipanggil Pak Yes mengatakan, melalui desain pokja itu, diharapkan dapat tercipta ekosistem yang seimbang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat demi terciptanya generasi unggul, cerdas dan berdaya saing menuju kejayaan Lamongan.

Hal itu disampaikan Pak Yes dalam acara Pencanangan Desa Pilot Project Pelaksanaan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana di Balai Desa Karangwungulor, Kecamatan Laren.

"Kita menciptakan sebuah ekosistem, artinya semua terhubung dalam penuntasan stunting. Kita juga bertekad menciptakan generasi-generasi yang tinggi, cerdas, dinamis dan tangkas melalui pemenuhan gizi. Untuk itu saya mengajak seluruh OPD untuk bersama-sama melakukan kolaborasi menuju Lamongan zero stunting," terang dia, Jumat (15/1/2022).

Desa Karangwungulor, Kecamatan Laren merupakan satu dari lima desa di lima kecamatan (Desa Deket, Kecamatan Deket; Desa Nguwok, Kecamatan Modo; Desa Jatidrojog, Kecamatan Kedungpring; Desa Karangwungulor, Kecamatan Laren dan Desa Banjarejo, Kecamatan Sukodadi) yang menjadi pilot project penurunan stunting oleh TP PKK.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Sebagai salah satu upaya baru untuk menangani stunting, Lamongan telah melakukan pencanangan Jumat Gembira (Gerakan Minum Tablet Tambah Darah dan Obat Cacing) yang menurut Pak Yes merupakan upaya pencegahan stunting pada calon ibu, yaitu untuk remaja wanita dengan usia produktif dan terbebas dari cacingan.

Pak Yes juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut peduli terhadap keadaan sekitar. Melalui program unggulan penanggulangan kemiskinan ekstrem Home Care Service (HCS) hingga program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang diharapkan dapat menjadi salahsatu alternatif yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya keluarga rawan baik di bidang kesehatan, sosial juga ekonomi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr. Taufik Hidayat menjelaskan, lima desa yang ditunjuk sebagai pilot project itu akan dibuat percontohan desa lainnya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

"Desa pilot project diharapkan bisa menjadi desa yang tangguh dalam menghadapi berbagai tekanan. Seperti tekanan ekonomi, bencana, bahkan problem-problem kesehatan, problem lingkungan bahkan sampah juga harus selesai di tingkat desa. Sehingga keberhasilan dari Desa Karangwungulor dan desa pilot project lainnya dapat menjadi percontohan desa lainnya dalam penurunan stunting," papar dia.

Bersama Ketua TP PKK Lamongan Anis Yuhronur Efendi, Pak Yes turut mengunjungi Sautik (54) seorang petani dengan indikasi penyakit diabetes dan dislokasi pelvis akibat terjatuh saat melaksanakan aktivitas. Juga Mangun (60) yang sehari-harinya bekerja mencari barang bekas dengan indikasi penyakit diabetes.

Keduanya merupakan masyarakat rentan Desa Karangwungulor peserta program HCS yang telah menerima penanganan medis dari bidan desa. Serta telah menerima berbagai bantuan kesehatan dan ekonomi kerakyatan untuk menunjang pemulihan kesehatannya seperti BPJS Kesehatan, bantuan PKH dan BLT Dana Desa.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.