Selasa, 28 Jul 2026 01:09 WIB

Sungai Kali Lamong, Gresik Dikeruk Lebih Awal

Pengerjaan pengerukan Sungai Kali Lamong, Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Pengerjaan pengerukan Sungai Kali Lamong, Gresik (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Gresik - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik bekerjasama dengan BBWS Bengawan Solo dan paguyuban pengusaha melakukan pengerukan Sungai Kali Lamong lebih awal dari biasanya.

Jika sebelumnya pengerukan dilakukan pada triwulan akhir, untuk tahun ini rencananya dilakukan pada awal triwulan kedua.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Pengerukan dilakukan untuk mengatasi banjir Kali Lamong yang terjadi setiap musim hujan. Adapun panjang sungai yang telah dikeruk mencapai 7,1 kilometer di wilayah Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng.

Kepala DPUTR Gresik, Ahmad Hadi mengatakan, saat ini beberapa alat berat sudah mulai disiagakan di lokasi yang krusial terjadi banjir.

"Intensitas normalisasi akan ditingkatkan saat debit air Kali Lamong berkurang supaya kerja alat berat lebih efektif. Pengerukan akan dimaksimalkan pada awal triwulan kedua dimana intensitas curah hujan mulai berkurang," kata Ahmad Hadi, Selasa (10/1/2022).

Ahmad Hadi mengungkapkan bahwa penanganan Kali Lamong selama Tahun 2021 telah dilaksanakan secara simultan dengan kolaborasi dari banyak stakeholder.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Kerja nyata tersebut bisa dilihat dari pembangunan tanggul parapet sepanjang 1,5 kilometer yang dilakukan BBWS Bengawan Solo di lahan yang telah dibebaskan oleh Pemkab Gresik di wilayah Kecamatan Cerme.

Sementara paguyuban pengusaha juga turut berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan melakukan pengerukan Kali Lamong sepanjang 1,5 kilometer di wilayah Kecamatan Cerme, Menganti dan Kedamean.

"Normalisasi Kali Lamong ini merupakan kolaborasi stakeholder terkait dengan aparatur wilayah kecamatan dan para pengusaha setempat," bebernya.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Hadi menambahkan jika prioritas penanganan Kali Lamong tertuang dalam Perpres 80 Tahun 2019, di mana pihak pemerintah dan perusahaan bersinergi menangani Kali Lamong secara bersama-sama.

"Jika sebelumnya CSR digunakan untuk bantuan warga terdampak banjir Kali Lamong, kali ini diubah menjadi penanganan Kali Lamong. Hal ini dilakukan agar banjir Kali Lamong bisa segera teratasi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.