Minggu, 26 Jul 2026 22:02 WIB

Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2021 Peringkat Pertama Nasional

Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2021 (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2021 (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya - Realisasi pendapatan APBD Jawa Timur 2021 menempati peringkat pertama nasional, yaitu di angka 103,97 persen. Dari target pendapatan sebesar Rp32,9 triliun, sampai dengan 31 Desember 2021 telah terealisasi Rp34,2 triliun.

Peringkat kedua ditempati Provinsi Gorontalo sebesar 102,28 persen. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Provinsi Jawa Barat dengan angka 102,07 persen.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

"Hal ini patut kita syukuri. Karena di tengah Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sangat baik," ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (5/1/2022).

Khofifah merinci realisasi pendapatan daerah Provinsi Jawa Timur. yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp17,1 triliun terealisasi Rp18,9 triliun atau 110,50%.

PAD itu terdiri dari pajak daerah yang ditargetkan sebesar Rp 14,2 triliun terealisasi Rp15.4 triliun atau 108,25%, dengan rincian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ditargetkan Rp6,4 triliun terealisasi Rp6,8 triliun atau 107,41%.

Lalu Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ditargetkan Rp3,1 triliun terealisasi sebesar Rp3,8 triliun atau 120,86%; Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) ditargetkan Rp2 triliun terealisasi Rp2,2 triliun atau 108,99%; Pajak Air Permukaan (PAP) ditargetkan Rp30 miliar, terealisasi Rp38,4 miliar atau 128,03%.

Lalu Pajak Rokok (PR) ditargetkan sebesar Rp2,5 triliun, terealisasi sebesar Rp2,4 triliun atau 94,20%.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

Ada pula Retribusi Daerah ditargetkan sebesar Rp110,3 miliar terealisasi sebesar Rp110,6 miliar atau 100,33%. Serta Hasil Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan ditargetkan Rp404,5 miliar terealisasi Rp408,6 miliar atau 101,03%.

Lain-lain PAD Yang Sah ditargetkan sebesar Rp2,3 triliun, terealisasi Rp3 triliun atau 126,45%. Kemudian Pendapatan Transfer ditargetkan Rp15,6 triliun, terealisasi Rp15,1 triliun atau 97,12%.

Terakhir, Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah ditargetkan Rp200,2 miliar, terealisasi Rp151 miliar atau 75,45%.

Dari ketiga sumber pendapatan daerah tersebut, lanjut Khofifah, PAD mampu memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2021, yaitu sebesar 55,23%.

Baca Juga: Pemprov Jatim Luncurkan Kamar Mewah di RSSA Malang, Dihargai Rp 1 Juta per Malam

Sementara belanja daerah, dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp36,6 triliun, terealisasi Rp33,7 triliun atau 92,14%, yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga serta belanja transfer.

"Saya berharap realisasi pendapatan daerah yang cukup strategis ini dapat dibarengi peningkatan belanja daerah yang bersifat produktif. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah diberbagai sektor," tambah dia.

Khofifah optimistis dengan semakin melandainya kasus Covid-19, ditambah tingkat vaksinasi yang terus meningkat, maka pemulihan ekonomi di Jatim dapat berjalan lebih cepat dan progresif.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.