Minggu, 26 Jul 2026 08:43 WIB

Alasan Anak Tega Celurit Bapak Kandung di Malang

Malang - Budi Cahyono (38) pelaku pembunuhan bapak kandung di Desa Jambangan, Kabupaten Malang, beralasan tega membunuh lantaran merasa bising. Pasalnya, di rumah yang ditinggali pelaku, korban, dan kakak perempuan pelaku, sedang dilakukan renovasi.

Budi diketahui mengidap depresi sejak beberapa waktu lalu. Selama ini, ia tidak banyak bicara namun perilakunya berubah dan sering marah-marah 10 hari terakhir.

Baca Juga: Hobi Karaoke dan Terjerat Hutang, Pemuda di Malang Nekat Rampok Mobil Lansia

Baca juga: Anak Celurit Bapak Kandung hingga Tewas di Malang

"Sebenarnya dia itu pendiam, tidak pernah marah-marah. Dugaan kuat karena berisik ada akitivitas pembangunan rumah yang sedang diperbaiki sehingga nekat menganiaya bapaknya hingga meninggal," jelas kerabat korban dan pelaku, Sugianto, Rabu (5/1/2022).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi menegaskan, pihaknya sudah menahan pelaku.

Baca Juga: Pelaku Penyekapan dan Perampokan Lansia di Malang Ditangkap Saat Jual Hasil Curian

"Tapi yang bersangkutan sampai dengan saat ini juga belum bisa kami minta keterangan. Karena, ada dugaan gangguan kejiwaan," jelasnya.

Korban meninggal, lanjut Donny, akibat mengalami dua luka bacok, satu di bagian leher dan satu di bagian pundak sebelah kanan belakang. Sementara korban lainnya, yakni kakak perempuan pelaku juga alami luka.

"Kakak terduga pelaku yang tuna wicara ini mengalami luka sabetan jari tangan. Korban sudah berada di puskesmas untuk penanganan lebih lanjut," tegasnya.

Baca Juga: Sinergi Hiswanamigas dan Polres Malang, Revitalisasi Media Center JPM

Karena sulitnya interogasi, kepolisian bakal melibatkan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk menangani kondisi pelaku.

"Dari peristiwa itu selain melakukan penahanan, kita juga menyita sebilah celurit," tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.