Kamis, 11 Jun 2026 00:05 WIB

Alasan Anak Tega Celurit Bapak Kandung di Malang

Malang - Budi Cahyono (38) pelaku pembunuhan bapak kandung di Desa Jambangan, Kabupaten Malang, beralasan tega membunuh lantaran merasa bising. Pasalnya, di rumah yang ditinggali pelaku, korban, dan kakak perempuan pelaku, sedang dilakukan renovasi.

Budi diketahui mengidap depresi sejak beberapa waktu lalu. Selama ini, ia tidak banyak bicara namun perilakunya berubah dan sering marah-marah 10 hari terakhir.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Baca juga: Anak Celurit Bapak Kandung hingga Tewas di Malang

"Sebenarnya dia itu pendiam, tidak pernah marah-marah. Dugaan kuat karena berisik ada akitivitas pembangunan rumah yang sedang diperbaiki sehingga nekat menganiaya bapaknya hingga meninggal," jelas kerabat korban dan pelaku, Sugianto, Rabu (5/1/2022).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi menegaskan, pihaknya sudah menahan pelaku.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

"Tapi yang bersangkutan sampai dengan saat ini juga belum bisa kami minta keterangan. Karena, ada dugaan gangguan kejiwaan," jelasnya.

Korban meninggal, lanjut Donny, akibat mengalami dua luka bacok, satu di bagian leher dan satu di bagian pundak sebelah kanan belakang. Sementara korban lainnya, yakni kakak perempuan pelaku juga alami luka.

"Kakak terduga pelaku yang tuna wicara ini mengalami luka sabetan jari tangan. Korban sudah berada di puskesmas untuk penanganan lebih lanjut," tegasnya.

Baca Juga: Polisi Bekuk Pelaku Pembalakan Liar di Hutan Lindung Malang

Karena sulitnya interogasi, kepolisian bakal melibatkan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk menangani kondisi pelaku.

"Dari peristiwa itu selain melakukan penahanan, kita juga menyita sebilah celurit," tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.