Minggu, 07 Jun 2026 13:20 WIB

Program Rumah Tidak Layak Huni di Lamongan Disidak Wagub Jatim

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat sidak program rumah tidak layak huni di Lamongan (Foto: Humas Pemkab Lamongan)
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat sidak program rumah tidak layak huni di Lamongan (Foto: Humas Pemkab Lamongan)

Lamongan - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak melalukan sidak di rumah penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Kamis (30/12/2021).

Kehadiran Emil kali ini sebagai bentuk apresiasinya terhadap kinerja Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang telah melakukan respon cepat dalam mengurai kemiskinan terkhusus mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dalam programnya ini bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut membuat percontohan (pilot project) pengentasan desa kemiskinan ekstrem di 5 kecamatan, yaitu Sugio, Babat, Modo, Sambeng dan Kedungpring.

Dalam pilot project tersebut, Pak Yes melakukan respon cepat dalam menyalurkan berbagai program bantuan mulai dari penyaluran 180 buku tabungan program BSPS, BLT Dana Desa hingga BLT dana alokasi APBD Provinsi hingga kabupaten langsung kepada masyarakat rentan.

"Kerjasama yang baik dari Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam hal ini Pak Bupati dan seluruh jajaran tingkat kabupaten hingga kecamatan terutama yang berada di 5 kecamatan pilot project. Kami kesini meninjau kepada siapa yang menerima. Pak Yes sangat memfasilitasi kegiatan bedah rumah yang kita lihat bahannya dari bata ringan sangat bagus sekali," ungkap Emil.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Emil melanjutkan, untuk dapat memperoleh bantuan RTLH perlu penelusuran lebih rinci dari berbagai pihak. Mulai dari pengecekan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) hingga penyisiran lapangan. Hal itu dilakukan supaya bantuan yang disalurkan bisa tepat sasaran.

"Pak Yes beserta jajarannya sregep menyisir, mengecek detil masyarakat yang memerlukan bantuan, sehingga didapatkanlah 55 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Calon Penerima Bantuan (CPB)," ucap Emil.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Sementara Pak Yes dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, berbagai bantuan telah tuntas disalurkan. Dan untuk menyeimbangkan berbagai bantuan tersebut Pemerintah Kabupaten Lamongan telah memasukkan 200 bantuan RTLH dalam anggaran 2022 kepada masyarakat rentan lainnya.

"Seperti yang disampaikan Pak Wagub tadi, kami secara cepat menunaikan tugas menyerahkan berbagai bantuan kepada yang berhak menerima. Untuk desil 1 ini pun akan segera tuntas sesuai target. Sebelum 2024 sudah tuntas kemiskinan ekstrem di Lamongan," ungkap Pak Yes.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.