Kamis, 23 Jul 2026 09:12 WIB

Program Rumah Tidak Layak Huni di Lamongan Disidak Wagub Jatim

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat sidak program rumah tidak layak huni di Lamongan (Foto: Humas Pemkab Lamongan)
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat sidak program rumah tidak layak huni di Lamongan (Foto: Humas Pemkab Lamongan)

Lamongan - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak melalukan sidak di rumah penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Kamis (30/12/2021).

Kehadiran Emil kali ini sebagai bentuk apresiasinya terhadap kinerja Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang telah melakukan respon cepat dalam mengurai kemiskinan terkhusus mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Dalam programnya ini bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut membuat percontohan (pilot project) pengentasan desa kemiskinan ekstrem di 5 kecamatan, yaitu Sugio, Babat, Modo, Sambeng dan Kedungpring.

Dalam pilot project tersebut, Pak Yes melakukan respon cepat dalam menyalurkan berbagai program bantuan mulai dari penyaluran 180 buku tabungan program BSPS, BLT Dana Desa hingga BLT dana alokasi APBD Provinsi hingga kabupaten langsung kepada masyarakat rentan.

"Kerjasama yang baik dari Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam hal ini Pak Bupati dan seluruh jajaran tingkat kabupaten hingga kecamatan terutama yang berada di 5 kecamatan pilot project. Kami kesini meninjau kepada siapa yang menerima. Pak Yes sangat memfasilitasi kegiatan bedah rumah yang kita lihat bahannya dari bata ringan sangat bagus sekali," ungkap Emil.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Emil melanjutkan, untuk dapat memperoleh bantuan RTLH perlu penelusuran lebih rinci dari berbagai pihak. Mulai dari pengecekan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) hingga penyisiran lapangan. Hal itu dilakukan supaya bantuan yang disalurkan bisa tepat sasaran.

"Pak Yes beserta jajarannya sregep menyisir, mengecek detil masyarakat yang memerlukan bantuan, sehingga didapatkanlah 55 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Calon Penerima Bantuan (CPB)," ucap Emil.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Sementara Pak Yes dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, berbagai bantuan telah tuntas disalurkan. Dan untuk menyeimbangkan berbagai bantuan tersebut Pemerintah Kabupaten Lamongan telah memasukkan 200 bantuan RTLH dalam anggaran 2022 kepada masyarakat rentan lainnya.

"Seperti yang disampaikan Pak Wagub tadi, kami secara cepat menunaikan tugas menyerahkan berbagai bantuan kepada yang berhak menerima. Untuk desil 1 ini pun akan segera tuntas sesuai target. Sebelum 2024 sudah tuntas kemiskinan ekstrem di Lamongan," ungkap Pak Yes.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.