Senin, 27 Jul 2026 22:10 WIB

Ditahan Imbang Singapura, Timnas Mungkin Lelah

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: Dok. AFF Suzuki Cup via Republika)
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: Dok. AFF Suzuki Cup via Republika)

jatimnow.com - Laga leg pertama babak semifinal Piala AFF 2020 antara tim nasional (timnas) Indonesia dan Singapura berakhir imbang 1-1. Gol Indonesia lewat Witan Sulaeman dibalas gol Ikhsan Fandi di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (22/12) malam.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tidak puas dengan hasil imbang tersebut. Namun ia paham tim mengalami fase kelelahan berat sehingga gagal unggul di laga ini.

Baca Juga: Bader FC Sabet Gelar Juara Super Copa Pondok Modern Darussalam Gontor

"Pasti hasil yang tidak memuaskan untuk pertandingan hari ini, saya menduga tim ada di fase kelelahan berat," ujar Shin.

Shin mengakui tim lebih baik masuk fase itu sekarang dibandingkan di laga berikutnya. Sehingga skuad Garuda bisa lebih baik di leg kedua nanti.

"Jadi memang babak pertama kami baik dan akhir babak kedua lebih banyak menyerang. Tapi kami masih punya waktu untuk pemulihan pemain dan bermain lebih baik di leg kedua," jelas Shin.

Sementara itu Shin menolak untuk mengomentari keputusan soal pelanggaran pemain Singapura pada Ricky Kambuaya. Ricky dilanggar di kotak penalti, namun wasit mengeklaim pelanggaran tersebut di luar kotak penalti.

Baca Juga: HAWKS Surabaya Sabet Juara Umum Wali Kota Cup 2026 Cabang Baseball dan Softball

"Jujur saya belum melihat lagi video tayangan ulang. Jadi saya tidak tahu itu penalti atau bukan. Walaupun wasit ambil keputusan salah kita harus menghargai keputusannya," kata Shin.

Sementara itu Witan Sulaeman didapuk menjadi man of the match malam itu. Sama seperti Shin, Witan mengaku kecewa karena Indonesia sempat unggul gol lebih dulu.

"Pertandingan ini cukup baik, kami bisa menguasai babak pertama. Tapi babak kedua kami kehilangan fokus sehingga kebobolan dan hasil ini kurang memuaskan bagi kami," kata Witan.

Baca Juga: Persebaya Gandeng Mayapada, Bangun Sports Medicine Terintegrasi

Namun Witan enggan berserah diri atas hasil tersebut. Menurutnya, di leg kedua ia dan rekan-rekannya harus bermain lebih baik untuk bisa lolos ke babak final Piala AFF 2020. "Kami akan bekerja keras di leg kedua nanti agar bisa lolos ke babak final," tegasnya.

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.