Atribut NU Dirusak Oknum PSHT, Polisi Periksa 6 Saksi
jatimnow.com - Polisi menyelidiki kasus pengerusakan atribut yang bergambar lambar Nahdlatul Ulama (NU) yang diduga dilalukan oleh oknum pesilat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate).
"Ada sekitar 6 orang kita mintai keterangan sebagai saksi," kata Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta saat dihubungi jatimnow, Minggu (24/6/2018).
Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan
Nyoman mengatakan, 6 saksi tersebut dari berbagai pihak. Ada yang dari PSHT, NU Nganjuk hingga warga sekitar.
"Kita selektif dan menerapkan prioritas dalam melakukan pemeriksaan," katanya.
Baca: Polisi Selidiki Penyebab Pengerusakan Atribut NU oleh Oknum PSHT
Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Garingan ke Nganjuk, Bedah Filosofi Sambang Putu
"Siapa-siapa saja yang diperiksa, itu yang betul-betul melihat dan ada di tempat kejadian," tuturnya.
Sebelumnya, sore tadi massa dari PSHT melakukan konvoi usai mengikuti acara halal bi halal di Desa Lohceret, Kabupaten Nganjuk.
Baca Juga: Wagub dan Kapolda Jatim Apresiasi Bumi Reog Berdzikir 2025
Ketika melintas di Desa Batembat, Kecamatan Pace, Nganjuk, ada oknum pesilat PSHT yang memprovokasi massa lainnya, dengan cara merusak atribut yang ada gambar lambang Nahdlatul Ulama (NU).
Reporter: Jajeli Rois
Editor: Arif Ardianto
URL : https://jatimnow.id/baca-3985-atribut-nu-dirusak-oknum-psht-polisi-periksa-6-saksi