Minggu, 26 Jul 2026 21:31 WIB

Melihat Desa Cermen Gresik, Lokasi Terdampak Luapan Kali Lamong

Jalan desa yang menghubungkan Dusun Medeo dengan dusun lain di Desa Cermen. (Foto: Istimewa)
Jalan desa yang menghubungkan Dusun Medeo dengan dusun lain di Desa Cermen. (Foto: Istimewa)

Gresik - Desa Cermen di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, menjadi salah satu desa yang paling terdampak oleh luapan Kali Lamong setiap musim hujan tiba. Sejumlah akses desa dilaporkan rusak, hingga mengganggu mobilitas warga.

Luapan Kali Lamong berdampak pada terendamnya 409 rumah di desa yang memiliki 4 dusun tersebut. Yakni Dusun Cermen, Medeo, Gorean Lor, dan Gorean Kidul. Ketinggian air bisa mencapai 1-3 meter.

Baca Juga: Bupati Gresik Komitmen Perkuat Fokus Pelayanan Dasar Bagi Masyarakat

Selain tempat tinggal, luapan juga menenggelamkan area persawahan yang menjadi mata pencaharian utama warga desa setempat. Maklum, hampir 95 persen warga Desa Cermen berprofesi sebagai petani.

"Jalan lingkungan dan 3 masjid di 3 dusun juga terendam," kata Kepala Desa Cermen, Suhadi, kepada jatimnow.com, Senin (22/11/2021).

Suhadi mengungkapkan, jalan poros desa yang menghubungkan Dusun Medeo dengan dusun lain mengalami kerusakan yang paling parah. Akibatnya mobilitas warga di dusun tersebut terganggu karena kondisi jalan yang becek dan penuh lumpur.

"Kerusakannya lumayan parah, bahkan sebagian jalan hilang karena banjir. Warga jadi kesulitan saat melewatinya," ucap Suhadi.

Mendengar kabar tersebut, Minggu (21/11) siang, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama jajaran dan pejabat Forkopimda Gresik lainnya datang ke Desa Cermen untuk melihat secara langsung kondisi jalan yang rusak akibat genangan banjir.

Baca Juga: Bupati Gresik Resmikan Gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu RSUD Ibnu Sina

Seusai melihat kondisi jalan, Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu menginstruksikan kepada dinas terkait untuk segera mendatangkan alat berat untuk melakukan perbaikan jalan.

Berkat kesigapan Gus Yani, kini jalan desa yang menghubungkan Dusun Medeo dengan dusun lainnya itu kini telah selesai diperbaiki. Gus Yani menyebut jika perbaikan ini merupakan bentuk sinergitas yang efektif antara Pemkab Gresik dan perusahaan sekitar.

"Alhamdulillah hari ini jalan desa yang sebelumnya rusak kini telah selesai diperbaiki. Semua ini berkat sinergitas antara pemkab dan perusahaan sekitar yang turut bersama-sama memperbaiki jalan," ungkap Gus Yani.

Baca Juga: Resmikan Dekranasda Fest 2025, Ini Harapan Bupati Gresik

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meninjau kondisi jalan rusak di Desa Cermenlerek.Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meninjau kondisi jalan rusak di Desa Cermenlerek.

Kades Cermen, Suhadi bersyukur atas cepatnya respon perbaikan akses Desa Cermen. Dengan begitu warganya bisa kembali melakukan aktivitas sehari-hari.

"Saat belum diperbaiki, warga di Dusun Mendeo praktis tidak bisa beraktivitas. Mereka kesulitan saat membawa gabah atau membeli kayu untuk kandang. Karena itu, meski perbaikan jalan masih bersifat darurat namun kami sangat berterima kasih kepada Bupati yang sudah memperbaiki sehingga warga sudah memulai kembali aktivitasnya," pungkas Suhadi.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.