Selasa, 28 Jul 2026 18:42 WIB

Kematiannya Dianggap Tak Wajar, Makam Warga di Gresik Dibongkar

Pembongkaran makam warga di Gresik
Pembongkaran makam warga di Gresik

Gresik - Makam SF (17), warga Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik dibongkar polisi, Rabu (17/11/2021). Jenazah akan diautopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Proses autopsi dilakukan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim mulai pukul 8.45 WIB.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, proses autopsi ini dilakukan untuk menguak misteri meninggalnya SF yang selama ini masih samar-samar dan dianggap janggal oleh keluarganya.

"Pembongkaran dilakukan agar kasus meninggalnya SF ini lebih terang. Apakah memang murni karena laka lantas atau karena hal lain," tutur Wahyu.

Wahyu menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan sesuai SOP yang ada.

"Setelah hasil autopsi keluar, kami akan melakukan gelar perkara dengan melibatkan eksternal maupun internal agar sifatnya bisa membuktikan mana yang benar," jelasnya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Wahyu menambahkan, hasil autopsi tidak bisa langsung dilihat. Prosesnya masih memerlukan penelitian khusus dari tim dokter forensik.

"Kalau hasil autopsi tim dokter forensik yang tahu. Tentu kita akan berupaya melakukan secepat mungkin. Sehingga bisa diketahui penyebab kematian sebenarnya," tambah dia.

Sementara keluarga korban tampak lega dengan pembongkaran makam itu. Selama ini keluarga korban menduga ada kejanggalan saat pertama korban ditemukan meninggal di Jalan Raya Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada 12 September 2021.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Sujiadi (52), ayah korban menyebut jika ada beberapa luka tak wajar pada tubuh SF. Karena itu ia dan keluarga berharap pihak kepolisian bisa membantu menguak penyebab kematian putranya itu.

"Semoga kasus ini bisa segera terungkap," ungkap Sujiadi.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.