Senin, 08 Jun 2026 16:23 WIB

Viral Video Dua Cewek Duel di Ngawi

Tangkapan layar video perkelahian dua remaja putri di Kabupaten Ngawi.
Tangkapan layar video perkelahian dua remaja putri di Kabupaten Ngawi.

Ngawi - Video 2 remaja putri terlihat saling serang, viral di media sosial Facebook. Video berdurasi 27 detik itu diunggah akun Media Ngawi pada Kamis (28/10/2021), memperlihatkan tiga remaja berada di lokasi yang diduga lapangan Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Dalam video, nampak tiga remaja berada di sebuah lapangan desa. Dua yang terlibat perkelahian berambut panjang terurai, sementara satu lainnya berhijab hitam dan mengenakan masker.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

Keduanya saling menjambak rambut hingga jatuh tersungkur. Belum diketahui siapa yang merekam aksi tidak terpuji tersebut. Dari keterangan akun pengunggah, keduanya disebut berkelahi karena memperebutkan sesuatu.

"Dugaan rebutan sesuatu seorang cewek tarung di Taman Ngale Ngawi," tulis akun Media Ngawi di kolom caption.

Postingan itu, mendapat respon suka dari 1.094 pengguna, 1.724 komentar dan 193 kali dibagikan.

Akun @angg* Am*** yang diduga sebagai salah satu remaja di video membantah perkelahian tersebut karena masalah rebutan laki-laki. Menurutnya, hal itu dipicu karena dirinya sering menerima ejekan dan fitnahan dari remaja yang terlibat pertengkaran dengannya.

"Jangan salah paham dulu ini bukan masalah rebutan laki-laki ya mas mbak. Dia ngelok-ngelokne (mengejek) saya dulu. Saya gak pernah buat masalah sama dia. Dia komen-komen status di komenan saya. Bilang saya murahan. Bilang saya open BO saya cuma minta bukti tapi dia gak ada, saya mau kasusin juga tapi dia masi 15 tahun Dan aku juga masi sekolah. Harga diri saya diidek-idek (dinjak-injak)," tulisnya.

Baca Juga: Taman Zakat dan YBM PLN Atasi Krisis Air di Ngawi dengan Sumur Bor

"Saya gak mau saya dibilang murahan, rondo, miskin dan lain-lain. Dia orang Kedunggalar. Dia kayak orang idiot ngata-ngatain saya padahal kenal dan ketemu enggak nggeh. Gitu ceritanya," lanjutnya.

Dikonfirmasi terkait video tersebut, Kapolsek Paron, Iptu Suyitno membenarkan kejadian tersebut berada di wilayah hukumnya. Kejadian disebutnya berlangsung pada Rabu (27/10/2021).

"Rabu kemarin. Tapi baru viral sekarang," ujar Iptu Suyitno, Jumat (29/10/2021).

Baca Juga: Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Geger Madiun Tekankan Pola Asuh dan Teladan Ortu

Sampai saat ini, lanjutnya, belum ada laporan mengenai video yang beredar tersebut. Meski demikian, ia memerintahkan anggota untuk mendalami kasus itu.

Sekilas, masih kata Suyitno, permasalahan bermula dari saling ejek di media sosial.

"Mungkin, barang kali anak muda pasangan yang sekiranya menurut mereka jadi idola kemudian diusili," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.