Senin, 27 Jul 2026 08:28 WIB

Alun-alun Kota Batu Dibuka, Anak-anak Boleh Masuk

Alun-alun Kota Batu buka kembali untuk umum pasca status PPKM turun ke level 2. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Alun-alun Kota Batu buka kembali untuk umum pasca status PPKM turun ke level 2. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Alun-alun Batu beroperasi kembali pada Jumat (22/10/2021), setelah tutup sejak PPKM Darurat. Kebijakan ini seiring turunnya status Kota Batu dari PPKM level 3 menjadi level 2.

Hal tersebut merujuk dari Surat Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 yang ditandatangani per 18 Oktober 2021 oleh Mendagri Tito Karnavian, bila status pemberlakuan PPKM Kota Batu turun dari level 3 menjadi level 2, serta Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

Dewanti Rumpoko mengatakan, meski alun-alun kembali dibuka ada beberapa syarat yang harus dipatuhi pengunjung. Misalnya hanya 25 persen dari jumlah kapasitas maksimal, dengan menerapkan prokes yang diatur Kemenparekraf dan Kemenkes.

"Selain itu wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining pengunjung dan pegawai. Artinya, orang tua yang membawa anaknya masuk ke destinasi wisata diharuskan sudah divaksin Covid-19. Minimal, sudah menerima dosis pertama vaksin," jelas Dewanti, Sabtu (23/10/2021).

Sementara itu, Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Pembukaan Alun-alun Batu setelah adanya koordinasi dengan sejumlah pihak, serta turunnya status Kota Batu ke level 2 PPKM Darurat.

Baca Juga: Puluhan Musisi Ramaikan Semarak Festival Musik Partilibur Caravan di Kota Batu

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pengunjung yang ingin masuk, antara lain harus sudah vaksin dan memiliki aplikasi PeduliLindungi.

"Pengunjung yang tidak memiliki aplikasi bisa menunjukkan kartu vaksin ke satu atau ke dua kepada petugas. Lalu untuk usia tidak ada batasan namun harus menyesuaikan keberadaan orang tua mereka. Misalnya orang tua belum vaksin ya tidak boleh masuk anaknya," urainya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Pihaknya pun berkomitmen bakal menjaga prokes dengan ketat untuk mencegah kluster wisata seperti mematuhi 5 M.
Selain itu pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman di area alun-alun.

"Kalau aturan sebelumnya tetap contohnya tidak merokok, membuang sampah sembarangan, dan sebagainya," terang Aries.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.