Minggu, 26 Jul 2026 14:39 WIB

Kembangkan Kapasitas Game Developer, IGDX Road Show ke Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 14 Okt 2021 16:07 WIB

jatimnow.com - Kementerian Kominfo RI bersama Asosiasi Game Indonesia menggelar roadshow Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) di Kota Surabaya, Selasa (12/10).

Mereka ingin meningkatkan kapasitas pelaku industri game dalam negeri dan mendorong industri game lokal untuk go global.

Baca Juga: Provider Buka Akses Konten Negatif Bakal Disanksi, Menkominfo: Cabut ISP!

"Jadi program ini untuk mengembangkan kapasitas, kualitas game developer Indonesia. Sampai nantinya kita fasilitasi untuk bisa bertemu dengan publisher, investor terutamanya karena ini akses pendanaan bagi mereka untuk lebih tinggi. Kita cari yang sudah punya produk, dan sudah punya pengalaman di industri game," kata Koordinator Business Matchmaking Kementerian Kominfo RI, Luat Sihombing, Kamis (14/10/2021).

Ia mengatakan, IGDX melakukan roadshow untuk menunjukan manfaatnya. Karena pesertanya dari sejumlah kalangan.

Mulai dari mahasiswa, pelaku industri game, akademisi dan pelaku industri lainnya. Rangkaian kegiatan IGDX 2021 sendiri dibagi tiga bagian, mulai dari IGDX Academy, IGDX Business, dan IGDX Conference.

"Ada karir kayak job fair, mempertemukan game developer dengan perusahaan game dengan para pencari kerja. Ada IGDX bisnis, mengundang investor publisher lokal maupun luar negeri. Dipertemukan dengan game developer Indonesia. Ada konferensi, sesi sering menghadirkan pembicara ternama supaya bisa saling sering. Kita ingin IGDX ini jadi even yang diakui di Asia Tenggara," jelas Luat.

Menurutnya, Kota Surabaya merupakan kota ke tiga yang disambangi IGDX. Surabaya dianggap memiliki sumber daya yang melimpah soal industri game.

Baca Juga: Kominfo RI Patroli Siber Tangkal Hoaks Pasca-Pemilu 2024

Bahkan dalam IGDX Academy dari 25 developer, beberapa di antaranya berasal dari Surabaya. Jumlah yang cukup banyak dibandingkan dengan sejumlah kota besar di tanah air.

"Surabaya memiliki sumber daya banyak di industri game. Talentanya cukup bagus, mereka harus tahu even ini. Antusiasnya sangat tinggi karena ini (developer game) tidak merata di semua kota. Di Kota Surabaya ada banyak yang ikut IGDX akademi. Dari intermediate hingga advance. Ini menunjukan potensi yang cukup besar," paparnya.

Luat menambahkan, dalam IGDX academy mereka sedang mencari pelaku industri game tingkat advance atau senior dan tingkat intermediate atau pemula.

Baca Juga: 4 Pahlawan dari TNI AU Diabadikan dalam Prangko Digital, Siapa Saja Mereka?

Nantinya mereka akan mendapat pelatihan dari para mentor selama 13 minggu. Mentor global bagi tingkat advance dan mentor lokal bagi tingkat intermediate.

"IGDX akademi kita sedang cari game developer advance tingkat senior dan game developer intermediate tingkat awal. Untuk advance akan kita kerjasama dengan developer global setiap Minggu ada mentoring selama 13 Minggu, kalau yang intermeded itu mentornya tingkat lokal," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.