Selasa, 28 Jul 2026 02:39 WIB

Mengintip Langkah Pemkab Gresik Antisipasi Banjir Kali Lamong

Wabup Gresik Aminatun Habibah saat mengikuti acara panen raya di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Selasa (5/10/2021) - (Foto: Istimewa)
Wabup Gresik Aminatun Habibah saat mengikuti acara panen raya di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Selasa (5/10/2021) - (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah menyebut bahwa masalah pengairan untuk lahan pertanian dan banjir Kali Lamong telah menjadi fokus pemerintah daerah.

Permasalahan tersebut juga tertuang dalam program Nawa Karsa dalam kepemimpinannya bersama Bupati Fandi Akhmad Yani.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Hal itu disampaikan Bu Min-sapaan akrabnya, saat menggelar sesi tanya jawab usai mengikuti panen raya dalam acara 'Sapa Petani' di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Selasa (5/10/2021).

"Saat ini sudah dimulai penanggulangan banjir Kali Lamong. Pembebasan tanah dan normalisasi juga sudah dimulai sebagai salah satu usaha sehingga ketika musim hujan tidak banjir. Jadi panjenengan tandur niku (anda menanam itu) tenang," jelas Bu Min.

Baca Juga: Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Janjikan Lolos Lewat Jalur Dalam

Bu Min menjelaskan, pengerukan sungai yang saat ini dilakukan bertujuan agar kedalaman sungai tidak semakin dangkal. Dengan begitu debit air waktu musim hujan mampu ditampung dan tidak meluber ke daerah sekitar.

"Ini sudah menjadi keinginan pak bupati dan saya. Kali Lamong selain dikeruk, juga dibuatkan sudetan untuk mengisi waduk-waduk yang nantinya akan digunakan untuk mengairi lahan pertanian waktu musim kemarau," terang dia.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Permasalahan banjir Kali Lamong selama ini masih menjadi permasalahan serius bagi masyarakat Gresik selatan, khususnya para petani yang berada di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Cerme.

Bahkan banjir Kali Lamong seolah telah menjadi tradisi tahunan yang dampaknya sangat merugikan warga. Karena itu, hal yang wajar jika warga sekitar Kali Lamong terus berharap kepada pemerintah untuk mengatasi permasalahan itu secara kongkrit.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.