Kamis, 23 Jul 2026 07:18 WIB

46 Wartawan di Malang Raya Dinyatakan Kompeten

Para penguji dan wartawan di Malang Raya peserta UKW
Para penguji dan wartawan di Malang Raya peserta UKW

jatimnow.com - 46 wartawan di Malang Raya dinyatakan kompeten usai mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat di IKIP Budi Utomo Malang sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Selasa (21/9/2021).

Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengatakan, UKW kali ini sebenarnya diikuti oleh 48 peserta terbagi menjadi dua angkatan yaitu 33 dan 34 dari semua jenjang antara lain muda, madya dan utama. Mereka yang ikut berasal dari Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Baca Juga: Foto: Forum Wartawan Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia

"Tetapi ada dua yang dinyatakan tidak lulus berasal dari jenjang muda satu orang karena sakit dan satu orang dari jenjang madya karena mengundurkan diri. Sisanya dinyatakan lulus," jelas dia.

Karena dihelat saat pandemi, semua tahapan dilalui dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Semua peserta dan panitia diwajibkan menjalani swab tes terlebih dahulu.

Cahyono berpesan agar wartawan di Malang Raya bisa menjaga nama baik profesi, organisasi, mematuhi dewan pers dan tidak melanggar hukum dengan mengedepankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

"Cita-cita kami wartawan yang bekerja pada semua media di Malang Raya berkompeten. Sehingga ketika sudah berkompeten layak melakukan peliputan di lapangan," ungkapnya.

Karena PWI tak ingin menciptakan wartawan sembarangan, sehingga harus benar-benar profesional. Untuk ujian kali ini, tambah Cahyono, tingkatannya paling sulit dan lulusannya diakui berintegritas tinggi.

Baca Juga: 26 Jurnalis Ikuti Uji Kompetensi di UM Surabaya

"Pasalnya PWI tidak main-main dalam mencetak wartawan yang berkompeten dan bermartabat," tambah dia.

Bahkan PWI Malang Raya segera menghelat Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) untuk memberikan edukasi semua wartawan demi menjawab menjamurnya media online di Malang Raya.

Sementara penguji dari PWI Pusat, Djoko Tetuko berkeinginan wartawan harus memiliki integritas dan martabat karena semua karya jurnalistik akan dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun akhirat.

Baca Juga: Kongres PWI 2025, Merdeka Institute Tegaskan Pentingnya Rekam Jejak Calon Ketua

"Kepala, tangan dan semua akan dipertanggungjawabkan. Jangan gegabah, kalau masih menyebarkan berita yang tidak benar dosanya akan bertumpuk. Terpenting tetap rendah hati, utamakan kualitas yang dimiliki dengan liputan yang berkualitas," ujarnya.

Salah satu peserta jenjang muda, Azmi Amrullah sangat mengapresiasi panitia UKW yang bersedia mewadahi wartawan untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuannya.

"Terima kasih PWI Malang Raya sudah memberikan fasilitas kepada kami untuk mengikuti UKW tanpa biaya sepeserpun hingga kami bisa menjadi wartawan kompeten," ungkap dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.