Minggu, 07 Jun 2026 02:55 WIB

Tersangka Teroris yang Diamankan Densus Rencanakan Aksi pada 17 Agustus

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono.  Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay via Republika.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay via Republika.

jatimnow.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Argo Yuwono, mengatakan 53 orang pelaku tindak pidana terorisme berencana melakukan aksi teror saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia. Puluhan terduga teroris tersebut, ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri selama dua pekan terakhir.

"Memang, kelompok JI sendiri dan dia ingin menggunakan momen 17 Agustus hari kemerdekaan," ujar Argo di Mabes Polri, Jumat (20/8/2021).

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Argo mengatakan, kepastian itu didapatkan tim Densus 88 usai melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka yang ditangkap. Dari pemeriksaan juga diketahui puluhan orang tersebut diketahui berasal dari jaringan Jamaah Islamiyah. Namun, Argo tidak merinci lebih lanjut mengenai rencana teror yang akan dilakukan oleh jaringan teroris itu.

"Jadi, sebelum (melakukan teror), sudah kami lakukan penangkapan atau pengamanan terhadap beberapa orang, 53 orang yang tersebar di 11 Provinsi mulai dari 12 Agustus sampai dengan 17 Agustus," kata Argo.

Argo melanjutkan, 53 orang itu ditangkap di 11 provinsi. Rinciannya, delapan orang ditangkap di wilayah Sumatra Utara. Kemudian, tujuh orang di wilayah Lampung, tiga orang di wilayah Jambi.

Sebanyak tiga orang ditangkap di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan tiga orang. Di Banten enam orang. Di wilayah Jakarta Barat empat orang. Lalu, sebanyak enam orang ditangkap di Jawa Timur. Selanjutnya, tiga orang ditangkap di Jambi, tujuh orang ditangkap di Lampung dan satu orang ditangkap di Kalimantan Barat.

"Dari puluhan ini, sebanyak 50 orang adalah jaringan Jamaah Islamiyah. Lalu, tiga orang merupakan pendukung ISIS di Kalimantan Timur," ucap Argo.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Sementara itu, Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Kombes Aswin Siregar, mengatakan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di Indonesia dapat bergerak secara senyap agar tak terdeteksi aparat. Bahkan jaringan itu diduga ikut berpolitik di Indonesia. Juga tergambar dari sejumlah pengungkapan modus operandi yang digunakan oleh jaringan teroris ini untuk menggalang dana dari masyarakat.

"Menggunakan kotak amal atau mengadakan kegiatan lain yang bernuansa keagamaan Islam," kata Aswin.

Aswin menjelaskan, penangkapan tersangka teroris dari jaringan Jamaah Islamiyah selalu mengalami peningkatan yang drastis. Namun jumlah tangkapan itu terbanyak jika dibandingkan dengan kelompok lain. Jamaah Islamiyah terserbut merupakan organisasi teror yang tersebar di wilayah Asia Tenggara. Kelompok ini bertanggung jawab atas serangan bom Bali pada 2002 lalu.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Pada 2019 ada 25 orang, tahun 2020 ada 64 orang dan sekarang (2021) sampai dengan Agustus saja sudah 123 orang," ucap Aswin.

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.