Minggu, 07 Jun 2026 06:27 WIB

Misi Mulia Atlet Termuda China, Ikut Olimpiade Demi Pengobatan Ibu

  • Penulis :
  • | Sabtu, 07 Agu 2021 17:28 WIB
Quan Hongchan usai penyematan medali emas di Olimpiade 2020. Tangkapan layar Instagram @quan_hongchan14
Quan Hongchan usai penyematan medali emas di Olimpiade 2020. Tangkapan layar Instagram @quan_hongchan14

jatimnow.com - Atlet berusia 14 tahun asal China, Quan Hongchan, berhasil memenangkan hati rakyat negaranya usai mengantongi medali emas di Olimpiade 2020 di Tokyo dengan memperoleh 466,20 poin. Ia sekaligus memecahkan rekor atlet lompat indah termuda dalam gelaran olahraga internasional empat tahunan tersebut.

Perolehan membanggakan Quan, semakin memantik perhatian karena misi mulianya di balik keikutsertaan dalam olimpiade. Sebagaimana dilansir dari South China Morning Post, atlet perempuan kelahiran 28 Maret 2007 ini ingin mencari uang demi biaya pengobatan ibunya yang sakit keras.

Baca Juga: 1.338 Siswa Asal Jatim Lolos di OSN-P 2025, Terbanyak se-Indonesia


“Ibuku sedang sakit. Saya tidak tahu penyakit apa yang dia derita. Saya hanya ingin mencari uang untuk berobat," jelas Quan.

Besarnya kebutuhan biaya pengobatan, membuatnya rela berlatih keras bersama Chen Yuxi, rekan setim yang meraih medali perak dengan selisih 40 poin lebih rendah dari Quan.

"Karena keluarga saya membutuhkan banyak uang untuk menyembuhkan penyakitnya,” tegas pencetak medali ke 33 untuk China, ini.

Baca Juga: Sejarah Munculnya Latiao di Cina, Komposisi dan Alasan Ditarik BPOM

Dirinya, imbuh Quan, rela tidak bermain game online populer, Honor of Kings, yang menjadi favoritnya di waktu senggang demi berlatih renang. Bahkan dalam sehari, Quan bisa menyelam hingga 400 kali untuk mendapatkan hasil maksimal. Meski begitu, ibunya berharap puterinya itu tidak terlalu keras memburu medali asal tampil baik.

"Ibu ingin aku membuka toko tuck, jajanan lokal pedas kesukaanku," bebernya.

Baca Juga: Freeport Dukung Atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Kini, puteri pasangan petani asal Desa Guangdong tersebut menjadi bintang baru di negeri tirai bambu. Sebelumnya, China telah meraih enam medali emas dan empat perak dalam cabang loncat indah di Olimpiade Tokyo. Negara ini telah lama mendominasi cabang loncat indah wanita, lantaran prestasinya sejak 2008. Rekor yang dipecahkan Quan juga dipegang oleh atlet China, Chen Ruolin, yang meraih 447,70 di Olimpiade Beijing.

Sumber : How Quan Hongchan, China’s 14-year-old diving darling, strove for Tokyo Olympics gold to support her ill mother

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.