Senin, 27 Jul 2026 13:36 WIB

Risma Ingin Anak Terduga Teroris di Surabaya & Sidoarjo Tumbuh Normal

  • Penulis :
  • | Selasa, 12 Jun 2018 13:38 WIB

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menginginkan tujuh anak pelaku teror bom di Surabaya dan Sidoarjo kembali tumbuh menjadi anak yang normal usai mendapat perawatan lebih lanjut dari sisi psikologisnya di Kementerian Sosial (Kemensos).

"Saya ingin mereka tumbuh normal. Tadi saya sampaikan kalau banyak teman banyak saudara itu seneng bisa bermain bisa belajar bersama-sama. Mereka juga ingin sekolah," kata Risma saat ditemui di sela penyerahan ketujuh anak pelaku teror oleh Polda Jatim ke Kemensos di Mapolda Jatim di Surabaya, Selasa (12/6/2018).

Risma mengungkapkan, anak pelaku teror di Mapolrestabes Surabaya yakni Ais memang sudah lama ingin bertemu dengannya. Namun waktu itu, dia belum sreg.

"Ya tadi dia cerita macam-macam. Ternyata dia juara pencak silat di Jawa Timur. Ais tak kasih buku. Kalau Aisnya sudah ceria meskipun tangannya kan patah yang sebelah kanan. Dia nyampaikan seneng punya temen banyak, dia ingin main-main seperti temennya yang lain," katanya.

Dia menceritakan, pada awalnya, anak-anak tersebut sering mendebat sehingga waktu itu dirinya diminta untuk bantu mencarikan psikolog yang mengerti dengan agama.

"Terus saya carikan dari UINSA itu yang ngerti dalil-dalil. Jadi tadi juga jelaskannya ke anak-anak itu pakai dalil-dalil apa misalnya diajari senyum itu dalilnya apa senyum. Dan anak-anak itu lebih bisa menerima," tutur Risma.

Ditanya apakah ada kemungkinan Pemerintah Kota Surabaya mengadopsinya, Risma menyatakan hal itu agak sulit penanganannya terutama terkait keamanannya mereka.

"Makanya kita gak berani. Saya gak berani karena ini menyangkut juga keamanan mereka. Itu nanti ditangani Kementerian Sosial karena terus terang juga berat untuk kan ini harus siaga mereka," ujarnya.

Namun Risma menegaskan, Pemkot Surabaya akan tetap melihat perkembangan anak-anak tersebut karena juga menyangkut keamanan dan juga keluarganya terutama neneknya masih ada.

"Ya kalau bisa kembali ke keluarganya. Neneknya ikut ke sana menemani," ucapnya.

Editor: Budi Sugiharto
Sumber: Antara

Baca Juga: Cagub Jatim Tri Rismaharini Menang Telak di TPS 16 Tempatnya Mencoblos

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.