Senin, 08 Jun 2026 21:29 WIB

Night Zoo, Terobosan Terbaru Kebun Binatang Surabaya

Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Chairul Anwar/Foto: Arry Saputra
Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Chairul Anwar/Foto: Arry Saputra

jatimnow.com - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) membuat inovasi baru yaitu kebun binatang di malam hari atau Night Zoo.

Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Chairul Anwar mengatakan bahwa Night Zoo ini akan mulai dibangun pada awal tahun 2019.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Wisata Jatim: Telaga Sarangan Hujan, KBS-Taman Safari Cerah

Chairul memberikan gambaran bahwa nantinya KBS pada malam hari ini akan dibiarkan gelap seperti biasanya. Namun, akan ada permainan pencahayaan (lighting) dan musik.

Permainan putaran api juga akan ditambahkan guna menciptakan suasana hutan yang sesungguhnya. "Nanti orang-orang akan masuk ke jungle of Africa," ujar Chairul.

Ketika memasuki KBS, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan suasana dan juga perilaku, serta suara dari hewan-hewan malam. Ia juga akan menyediakan area khusus dimana pengunjung akan menikmati pertunjukkan yang disediakan.

"Pada pertunjukkan ini, para hewan nocturnal akan masuk satu persatu secara perlahan. Kami sudah siapkan hewan-hewannya seperti macan kumbang, elang, dan burung hantu," tambahnya.

Chairul menjelaskan bahwa pihaknya kini sudah sampai tahap pembuatan konsep desain KBS pada malam hari.

"Hewan-hewan malam memerlukan tempat khusus, pintu masuknya juga akan dipisah. Pintunya ini harus ada signing yang jelas. Harus ada in dan outnya," jelasnya.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Nantinya, Night Zoo akan diletakkan di sisi belakang KBS. Diperlukan pengamanan khusus yang ketat untuk memastikan bahwa hewan-hewan ini aman.

"Pengamanannya harus khusus karena gak bisa dilihat dengan kasat mata. Harus orang yang hafal dengan gerak-gerik hewan malam," imbuhnya.

Chairul Night Zoo mengakui bahwa terobosan ini memang membutuhkan kerja ekstra karena banyak persiapan khusus. Faktor-faktor tersebut ditambah penyediaan tenaga ahli khusus dan membutuhkan dana yang besar.

“Kini, timnya sedang mempertimbangkan apakah akan bekerjasama dengan pihak swasta dalam pembangunan Night Zoo ini atau tidak perlu,” pungkasnya.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.