Senin, 27 Jul 2026 22:10 WIB

Sstt... Ridwan Kamil Bertemu Arek-arek Bonek di Surabaya

Suasana gayeng saat Ridwan Kamil bertemu para pentolan Bonek di Surabaya
Suasana gayeng saat Ridwan Kamil bertemu para pentolan Bonek di Surabaya

jatimnow.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan lawatan ke Jawa Timur. Dia menyempatkan diri bertemu para pentolan Bonek-sebutan suporter Persebaya di Warkop Pitu Likur Jalan Raya Ngagel, Surabaya, Minggu (30/5/2021).

Kunjungan tersebut dilakukan Ridwan Kamil di sela-sela kunjungan dinasnya untuk bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dari pantauan jatimnow.com di lokasi, kedatangan Ridwan Kamil disambut para pentolan Bonek seperti Husin Ghozali 'Cak Cong' dan Capo Ipul dari Green Nord, Sinyo Devantara perwakilan Tribun Kidul dan Sidiq Tualeka perwakilan Ofisial Persebaya.

Para perwakilan Bonek tersebut memberikan cenderamata mata berupa jaket dan syal Persebaya.

Ridwan Kamil mengungkapkan, kunjungannya itu hanya kebetulan, karena bertepatan dengan kunjungan dinasnya untuk bertemu Gubernur Jatim Khofifah. Dia mengaku menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan arek-arek Bonek.

"Tadi malam teringat kalau Bonek markasnya ada di Surabaya. Akhirnya kami datang ke sini untuk silaturahmi. Dulu 2016 pernah kita ada interaksi yang positif saat Persebaya kembali laga. Terus saya bilang ke tim kalau ada waktu ingin silaturahim," tutur Ridwan Kamil.

"Saya ke sini supaya bisa tukeran nomor HP, supaya nanti kalau Bonek ke Jawa Barat lagi bisa saling menjaga, mengamankan lah kira-kira begitu," imbuhnya.

Suasana gayeng saat Ridwan Kamil bertemu para pentolan Bonek di SurabayaSuasana gayeng saat Ridwan Kamil bertemu para pentolan Bonek di Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menurutnya, kedekatan antara Bobotoh-Pendukung Persib dengan Bonek-Pendukung Persebaya sudah tercatat dalam sejarah.

"Dalam budaya suporter itu kan banyak kaos-kaos judulnya Bobotoh-Bonek bersaudara. Ini menunjukkan ada sejarah yang harus menjadi contoh, bahwa ketika bertanding rivalitasnya 90 menit saja. Setelah itu ya kita kembali sama-sama Indonesia Raya, sama-sama Pancasila merah-putih. Kira-kira begitu," papar dia.

Ditanya apakah maksud kedatangannya tersebut berisi proyek tertentu, Ridwan Kamil menegaskan hal itu tidak ada sama sekali.

"Ini silaturahmi saja. Kalau nanti kawan-kawan (Bonek), pimpinannya ke Bandung, kalau ada kunjungan nanti saya jamu juga. Dulu juga saya begitu pernah saya gelar karpet juga di pendopo saya, karena kemalaman bonek-bonek. Saya doakan makin ke sini mungkin makin disiplin, makin saling mengingatkan. Sehingga jangan ada korban fisik dan korban jiwa terhadap sepak bola yang kita cintai," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kunjungan Ridwan Kamil mendapatkan respon baik perwakilan Bonek dari Green Nord, Husain Gozali. Pria yang akrab disapa Cak Cong itu mengatakan bahwa pada intinya kunjungan Ridwan Kamil itu untuk menyambung silaturahmi.

"Intinya silaturahmi, karena hubungan kita Surabaya dengan Bandung itu sangat akrab dan intens sekali. Bahkan ada pepatah Bandung adalah rumah kedua bagi teman-teman Bonek. Begitu pula Surabaya adalah rumah kedua bagi teman-teman Bobotoh," ujar Cak Cong.

"Jadi hubungannya Ridwan Kamil ke sini itu merapatkan kembali silaturahmi, di mana dalam setahun ini tidak ada pertandingan sepakbola, sehingga tidak ada tujuan lain atau tujuan politik," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.