Selasa, 28 Jul 2026 19:10 WIB

Diduga Dianiaya Tetangga Kos, Pelajar SD di Surabaya Koma

Fugita Purnama, paman korban
Fugita Purnama, paman korban

jatimnow.com - Warga Simpang Darmo Permai Selatan, Surabaya berinisial Fugita Purnama (36) mendatangi Polrestabes Surabaya, Jumat (28/5/2021) siang. Kedatangannya untuk menanyakan perkembangan laporan kasus penganiayaan yang menimpa keponakannya.

Purnama melaporkan seseorang berinisial WB (46), warga Garut, Jawa Barat yang indekos di Jalan Kupang Krajan Gang 5 No. 25, Surabaya atas dugaan penganiayaan terhadap pelajar kelas 6 SD berinisial JM (12), keponakan Purnama. Korban mengalami luka parah hingga tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menurut Purnama, WB saat ini telah kabur. Sehari-hari WB indekos di Jalan Kupang Krajan Gang 5 No. 25. Sedangkan keponakannya tinggal bersama kakek dan ibunya di Jalan Kupang Krajan Gg. 4, Surabaya.

Setelah dilakukan visum, korban diketahui mengalami sejumlah luka. Di antaranya tengkorak kepala retak, mata kiri berdarah dan wajah bagian kiri juga bengkak. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (26/5/2021).

"Saat korban ditemukan dalam kamar kos terlapor, korban dalam kondisi terluka dan berdarah. Di lokasi ditemukan batu paving. Dugaannya dipukul dengan batu paving itu," jelas Purnama.

Purnama melanjutkan, setelah ditemukan, korban langsung dilarikan ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Saya ke lokasi kejadian dan saat itu juga ada polisi yang mendatangi TKP. Hingga saya lapor ke Polrestabes Surabaya ini," tambahnya.

Hingga saat ini korban masih di rumah sakit dan masih koma. Pada saat korban ditemukan, terduga pelaku dan keluarganya sudah pergi meninggalkan kamar kosnya.

"Motifnya belum diketahui. Tapi saat itu korban membawa HP," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sebelum ditemukan, lanjut Purnama, korban membawa HP merek Oppo Reno4 dan hilang hingga saat ini.

Sementara Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.

"Masih kami selidiki dan mencari bukti terkait kasus tersebut. Secepatnya akan segera memanggil saksi dari keluarga korban. Kita sudah koordinasi dengan keluarga korban," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.